Analis Sebut Iklim Main Forex di Indonesia Belum Kondusif, Beda dengan di Luar Negeri
Wartakota Senin, 12 April 2021
Analis sebut iklim main forex di indonesia belum kondusif, beda dengan di luar negeri wartakotalive.com, jakarta - analis binaartha sekuritas nafan aji gusta utama menyatakan, iklim memainkan transaksi di pasar valuta asing (foreign exchange market/forex) di indonesia belum kondusif. Menurut dia, ini sepenuhnya tanggung jawab badan pengawas perdagangan berjangka komoditi (bappebti) untuk membuat kondusif iklim berinvestasi di forex. "setahu saya ini tergantung bappebti bisa kondusif untuk investor dalam negeri. Forex ini kan alternatif investasi selain properti saham, emas, dan lain-lain," ujarnya saat dihubungi tribunnews, belum lama ini.
Dia mencontohkan, ada beberapa perbedaan signifikan main forex di broker luar negeri lebih kondusif dibandingkan indonesia. "mudah-mudahan bisa (kondusif nanti). Lalu, margin-nya fleksibel boleh pilih 1:10 (di sini) atau 1:1.000, di luar sudah ada yang 1:1.000, ada mikro akun juga," katanya. Kendati demikian, dia menambahkan, broker asing yang sudah terbukti mempermudah dalam bermain forex justru susah untuk ekspansi ke tanah air.
"kalau broker asing buka di sini susah. Perbedaannya lagi, broker di luar tidak ada komisi, di sini kepotong pajak, komisi, dan spread, kalau di luar kepotong spread aja," pungkas nafan. Lebih berisiko daripada bermain saham pada kesempatan terpisah, analis binaartha sekuritas nafan aji gusta utama mengatakan "bermain" instrumen keuangan forex lebih berisiko dibanding saham. Nafan menjelaskan, investasi forex lebih rumit karena ada pilihan beli dan jual sekaligus, beda dengan saham yang utamakan membeli..
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat