AUM Reksa Dana Bisa Naik Mei 2021, Ini Syaratnya
Bisnis Kamis, 13 Mei 2021
Aum reksa dana bisa naik mei 2021, ini syaratnya bisnis.com , jakarta — tren kenaikan dana kelolaan reksa dana (asset under management/aum) akan bergantung pada efektivitas pengendalian virus corona. Berdasarkan data otoritas jasa keuangan (ojk), dana kelolaan reksa dana secara industri tercatat sebesar rp568,02 triliun per akhir april 2021 atau naik 0,38 persen dari posisi akhir maret lalu sebesar rp565,87 triliun. Direktur panin asset management rudiyanto menuturkan peluang kenaikan dana kelolaan reksa dana pada mei 2021 masih bergantung pada sejumlah sentimen. Menurutnya, upaya pemerintah dalam mengendalikan penyebaran virus corona akan menjadi salah satu indikator utama keyakinan investor untuk mengembalikan dananya ke reksa dana.
Kondisi itu, lanjut dia, terutama bagi pada investor berbasis reksa dana saham. Menurutnya, para investor institusi cenderung masih wait and see dan memantau kondisi penyebaran virus corona di indonesia. “jika pengendaliannya ternyata bagus, ada kemungkinan bisa terjadi pembelian juga,” jelasnya kepada bisnis, baru-baru ini. Rudiyanto mengatakan tren redemption masih akan terjadi sepanjang bulan ini.
Meski demikian, intensitas dan frekuensi redemption masih akan berada di batas normal. Sementara itu, presiden direktur sucorinvest asset management jemmy paul wawointana mengaku optimistis pihaknya dapat mencatatkan kenaikan aum dan unit penyertaan reksa dana sepanjang mei 2021. Adapun, dia meyakini pada mei ini kenaikan dana kelolaan perseroan akan tumbuh signifikan, salah satunya ditopang oleh produk reksa dana pasar uang andalan mereka, yakni sucorinvest money market fund (smmf). "kami proyeksi bulan ini aum kita akan naik banyak dikontribusi reksa dana pasar uang.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat