BI: Pemulihan Ekonomi AS, Momentum Pacu Kinerja Ekspor Manufaktur
Ekonomi - Bisnis Kamis, 25 Maret 2021
Bi: pemulihan ekonomi as, momentum pacu kinerja ekspor manufaktur bisnis.com , jakarta - bank indonesia memperkirakan perekonomian global pada tahun ini akan tumbuh lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya, terutama terjadi peningkatan yang signifikan di amerika serikat (as). Deputi gubernur bank indonesia (bi) sugeng mengatakan perkiraan ini sejalan dengan proyeksi sejumlah lembaga internasional yang telah merevisi ke atas pertumbuhan ekonomi global. Misalnya, international monetary fund (imf) yang merevisi ke atas pertumbuhan ekonomi global dari 5,2 persen menjadi 5,5 persen. Sementara itu, imf memperkirakan pertumbuhan ekonomi as akan meningkat sebesar 5,1 persen dari perkiraan sebelumnya 3,1 persen.
Organization for economic co-operation and development (oecd) pun melakukan hal yang sama, angka proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang sebelumnya 4,2 persen, direvisi ke atas menjadi 5,6 persen, serta angka pertumbuhan ekonomi as direvisi dari 3,2 persen menjadi 6,5 persen. Sugeng menilai, proyeksi pertumbuhan ekonomi global yang lebih tinggi, terutama di as, akan menjadi peluang bagi kinerja ekspor indonesia. “perbaikan ekonomi di dunia terutama di as pascavaksinasi covid-19 memberikan peluang bagi kita untuk memacu pertumbuhan ekspor lebih tinggi lagi, yang saat ini ekspor sudah mulai menggeliat,” katanya dalam video conference, kamis (25/3/2021). Sugeng mengatakan momentum ini merupakan kesempatan yang sangat bagus untuk mendorong kinerja ekspor, utamanya pada produk manufaktur indonesia.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat