BNI akan terbitkan obligasi 500 juta dolar AS untuk perkuat modal
Antara News Gorontalo - Ekonomi Jumat, 26 Maret 2021
Bni akan terbitkan obligasi 500 juta dolar as untuk perkuat modal jakarta (antara) - pt bank negara indonesia (persero) siap untuk menerbitkan obligasi berdenominasi dolar as dalam bentuk tier 2 subordinated notes senilai 500 juta dolar as atau sekitar rp7 triliun untuk penguatan modal. Direktur keuangan bni novita widya anggraini dalam pernyataan di jakarta, kamis, menyatakan obligasi tersebut mempunyai bunga sebesar 3,75 persen per tahun dengan tenor selama 5 tahun. Ia memastikan penerbitan surat utang itu akan memperkuat struktur permodalan perseroan dengan pendanaan yang relatif stabil atau tidak fluktuatif. "dana hasil penerbitan surat utang akan digunakan untuk keperluan pembiayaan dan pendanaan umum perseroan, sehingga akan semakin memperkuat kondisi keuangan perseroan yang saat ini solid," katanya.
Menurut dia, penerbitan ini juga menambah opsi investasi bagi para pemilik modal di pasar internasional yang ingin menanamkan dananya di instrumen-instrumen keuangan perusahaan asal indonesia. Novita menambahkan, meski saat ini kondisi ekonomi sedang mengalami ketidakpastian akibat pandemi, rencana penerbitan tier 2 subordinated notes telah mendapat respon positif dari investor global. Hal ini ditandai dengan permintaan yang masuk mencapai 2,2 miliar dolar as atau kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 4,4 kali dari nilai yang diterbitkan. "tingginya permintaan ini menjadi indikasi baiknya tingkat kepercayaan investor asing kepada perseroan, jika melihat kinerja dan strategi perseroan di tengah pandemi saat ini, serta kepercayaan investor global terhadap proses pemulihan ekonomi nasional," ujarnya.
Untuk surat utang itu, lembaga pemeringkat rating internasional moody’s telah memberikan rating ba2 dan fitch memberikan rating bb. Proses penerbitan direncanakan selesai pada 30 maret 2021. Sementara itu, bni juga menunjuk citigroup dan hsbc sebagai joint global coordinator dan joint bookrunners untuk penerbitan surat utang tersebut. Obligasi tier 2 subordinated notes akan menjadi penerbitan pertama yang dilakukan perseroan berdasarkan program euro medium term note (program emtn) yang dibentuk pada 6 mei 2020 sebagaimana telah diperbaharui pada 22 maret 2021.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat