BNI akan Terbitkan Surat Utang Berdenominasi Dolar AS Sebesar USD500 Juta
Medcom Jumat, 26 Maret 2021
Bni akan terbitkan surat utang berdenominasi dolar as sebesar usd500 juta jakarta: pt bank negara indonesia tbk (bbni) akan menerbitkan surat utang berdenominasi dolar amerika serikat (as) dalam bentuk tier 2 subordinated notes sebesar usd500 juta dengan bunga sebesar 3,75 persen per tahun untuk tenor lima tahun. Pada saat diterbitkan, tier 2 subordinated notes akan menjadi penerbitan pertama yang perseroan lakukan berdasarkan program euro medium term note yang dibentuk pada 6 mei 2020 sebagaimana telah diperbaharui pada 22 maret 2021. Berdasarkan program emtn, perseroan dapat menerbitkan surat utang secara bertahap dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya usd2 miliar. Direktur keuangan bni novita widya anggraini mengatakan, penerbitan surat utang ini akan memperkuat struktur permodalan dengan pendanaan yang relatif stabil atau tidak fluktuatif.
"dana hasil penerbitan surat utang akan digunakan untuk keperluan pembiayaan dan pendanaan umum perseroan, sehingga akan semakin memperkuat kondisi keuangan perseroan yang saat ini solid," kata novita dalam keterangan tertulis, jumat, 26 maret 2021. Selain itu, ia juga menyampaikan penerbitan surat utang tersebut juga menambah opsi investasi bagi para pemilik modal di pasar internasional yang ingin menanamkan dananya di instrumen-instrumen keuangan perusahaan asal indonesia. Lebih lanjut novita menambahkan, penerbitan tier 2 subordinated notes mendapat respons positif dari investor global. Hal tersebut ditandai dengan permintaan yang masuk mencapai usd2,2 miliar atau kelebihan permintaan ( oversubscribed ) hingga 4,4 kali dari nilai yang diterbitkan.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat