Chandra Asri (TPIA) Terbitkan Obligasi Rp1 Triliun, Simak Kuponnya!
Bisnis - Market Selasa, 30 Maret 2021
Chandra asri (tpia) terbitkan obligasi rp1 triliun, simak kuponnya! bisnis.com , jakarta - emiten petrokimia entitas grup barito, pt chandra asri petrochemical tbk. , bakal menerbitkan obligasi senilai rp1 triliun. Berdasarkan data kustodian sentral efek indonesia, emiten berkode saham tpia itu akan menerbitkan obligasi berkelanjutan iii chandra asri petrochemical tahap iii tahun 2021 senilai rp1 triliun dalam 3 seri. Lebih perinci, seri a akan diterbitkan senilai rp50 miliar dengan kupon 7,8 persen dan tenor 3 tahun, seri b diterbitkan senilai rp587,95 miliar dengan kupon 8,5 persen dan tenor 5 tahun, dan seri c diterbitkan senilai rp362,05 miliar dengan kupon 9 persen dan tenor 7 tahun.
Obligasi itu akan diterbitkan pada 15 april 2021 dengan tanggal pencatatan pada 16 april 2021. Sebelumnya, head of investor relations chandra asri harry tamin mengatakan pihaknya terus memantau kondisi pasar keuangan domestik untuk mencari peluang menerbitkan obligasi berdenominasi rupiah. Dia menilai, peluang dari pasar obligasi dalam negeri masih cukup besar untuk dimanfaatkan. “kami akan selalu aktif dalam memantau pasar indonesia agar perusahaan mendapatkan likuiditas yang baik, bunga yang menarik, serta tenor yang sesuai dengan strategi perusahaan,” katanya dalam konferensi pers pada kamis (4/3/2021).
Harry menjelaskan strategi penerbitan dan pembelian kembali obligasi yang dilakukan oleh tpia telah membuahkan hasil positif. Hal ini terlihat dari posisi perusahaan yang berbalik menjadi net cash di akhir tahun 2020 berbanding net debt pada tahun sebelumnya. Menurutnya, kondisi pasar surat utang domestik pada 2021 akan lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu. Hal ini seiring dengan proses vaksinasi virus corona yang mulai dilakukan akan memicu pemulihan perekonomian global.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat