Dalam tempo setahun, belasan perusahaan multifinance bertumbangan
Kontan Jumat, 2 Juli 2021
Dalam tempo setahun, belasan perusahaan multifinance bertumbangan reporter: ferrika sari | editor: tendi mahadi kontan.co.id - jakarta. Pemain multifinance terus bertumbangan. Selama setahun berjalan, jumlah perusahaan multifinance yang tutup meningkat signifikan. Otoritas jasa keuangan (ojk) mencatat, hingga mei 2021, pemain multifinance berkurang 14 perusahaan menjadi 169 pelaku usaha dibandingkan mei tahun lalu.
Padahal, mei 2018 dan 2019 jumlah multifinance masih sebanyak 183 perusahaan. Kepala departemen pengawasan industri keuangan non-bank (iknb) 2b ojk bambang w budiawan menjelaskan, bahwa berkurangnya jumlah pemain multifinance disebabkan oleh beberapa faktor. "sejak awal 2020 sampai juni 2021, ada lima di antaranya mengembalikan izin usaha kepada ojk. Kemudian sisanya, izin usaha mereka dicabut oleh ojk," kata bambang, jumat (2/7).
Selain itu, ada beberapa alasan kenapa mereka mengembalikan izin ke otoritas, antara lain perusahaan satu grup melakukan konsolidasi, pemilik tidak berminat lagi pada usaha pembiayaan dan faktor persaingan yang kian kompetitif. Sementara bagi perusahaan yang izinnya dicabut, secara umum mereka mengalami permasalahan sebelum pandemi covid-19 seperti penerapan tata kelola kurang baik. Misalnya, menyampaikan laporan keuangan secara tidak benar. "kemudian tidak menjalankan manajemen risiko, tingginya tingkat kredit macet dan keterbatasan kemampuan pemilik untuk memulihkan pemodalan perusahaan," terang bambang.
Walau sudah diberi kesempatan memperbaiki diri, namun mereka gagal memenuhi ketentuan dari ojk, seperti upaya penyehatan dan penyelamatan dari sisi finansial. Padahal, ojk telah mengawasi perkembangan mereka selama 18 - 24 bulan. Berkurangnya jumlah multifinance menjadi tantangan bagi pemain multifinance untuk tetap bertahan. Bahkan, hingga saat ini, industri multifinance belum kedatangan pemain baru seiring dengan ketentuan modal minimum yang disyaratkan ojk.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat