Direktur BEI Jelaskan Sebab Nilai Transaksi di Pasar Modal Menurun
Tempo Selasa, 6 April 2021
Direktur bei jelaskan sebab nilai transaksi di pasar modal menurun karyawan melintas di depan layar indeks harga saham gabungan (ihsg), di bursa efek indonesia, jakarta, senin, 4 januari 2021. Tempo/tony hartawan tempo.co, jakarta - direktur perdagangan dan pengaturan anggota bursa pt bursa efek indonesia atau bei , laksono w widodo menanggapi turunnya nilai transaksi di pasar modal dalam beberapa waktu belakangan. Laksono mengatakan turunnya nilai transaksi itu disebabkan adanya january effect yang biasa terjadi di awal tahun. "plus euforia karena adanya program vaksinasi yang sedang berjalan yang akan mendongkrak perekonomian," ujar laksono kepada awak media, selasa, 6 april 2021.
Setelah itu, laksono mengatakan euforia menyusut dan investor menunggu hasil nyata dalam perbaikan ekonomi. Di samping itu, belum semua emiten juga melaporkan laporan keuangan 2020. "sehingga market masih wait and see ," ujarnya. Laksono pun mengatakan kondisi serupa juga terjadi di pasar modal lain di luar negeri.
Laksono mengatakan wacana pembatasan mudik selama libur lebaran juga dapat berpengaruh terhadap sentimen investor terkait pemulihan ekonomi. "tentunya juga berpengaruh terhadap penurunan ihsg karena sikap 'wait and see' tersebut." berdasarkan pantauan tempo, nilai transaksi pasar saham belakangan ini mengalami penurunan. Pada perdagangan selasa, 6 april 2021, transaksi harian di bei tercatat sebesar rp 9,35 triliun. Nilai ini menyusut dari nilai transaksi perdagangan pada pekan sebelumnya yang berada di kisaran rp 10 triliun hingga rp 12 triliun.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat