IHSG Bangkit, Saham Bank Kakap Diborong Investor
Cnbcindonesia-market Kamis, 22 April 2021
Ihsg bangkit, saham bank kakap diborong investor jakarta, cnbc indonesia - mayoritas saham bank-bank besar atau bank buku iv (bank dengan modal inti di atas rp 30 triliun) kembali menguat ke zona hijau pada awal perdagangan kamis (22/4/2021). Penguatan ini terjadi setelah pada rabu (21/4) saham-saham tersebut cenderung ditutup ambles. Berikut gerak saham-saham bank besar, mengacu pada data bursa efek indonesia (bei) pukul 9.17 wib. Berdasarkan daftar di atas, dari 8 saham bank besar, 5 di antaranya berhasil menguat, sementara dua saham stagnan dan satu terkoreksi.
Saham-saham bank besar tampaknya cenderung dijual investor setidaknya sejak sepekan dan sebulan belakangan. Adapun saham bdmn menjadi yang paling naik, yakni 1,15% ke rp 2.630/saham. Nilai transaksi bdmn sebesar rp 275 juta. Sama seperti sejumlah saham bank lainnya, bdmn berhasil rebound dari penutupan kemarin (21/4), ketika turun 0,76% ke rp 2.600/saham.
Di tempat kedua dan keempat ada duo saham bank pelat merah, bmri dan bbni. Bmri terdongkrak 0,82% ke rp 6.175/saham dan bbni terapresiasi 0,43% ke rp 5.800/saham. Asing tercatat masuk ke bmri dengan nilai beli bersih rp 6,01 miliar. Bmri berhasil memutus tren pelemahan selama tiga hari beruntun, atau sejak senin (19/4).
Dalam sepekan saham ini masih tertekan 1,59% dan dalam sebulan ambles 3,89%. Setali tiga uang bbni juga berhasil kembali ke zona penguatan hari ini, setelah kemarin ambles 2,53% ke rp 5.775/saham. Dalam seminggu terakhir bbni jatuh 3,35%, sementara dalam sebulan terkoreksi 2,94%. Saham emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di bursa, bbca, juga akhir berhasil lepas dari zona merah hari ini, setelah 5 hari beruntun anjlok.
Pagi ini, bbca naik 0,41% ke rp 30.950/saham dengan nilai transaksi rp 54 miliar. Sama seperti yang lainnya, dalam seminggu belakangan bbca masih merosot 1,43% dan dalam sebulan terpelanting sebesa 3,80%. Adapun saham bank pelat merah lainnya, bbri, malah turun 0,24% ke rp 4.220/saham. Praktis, bbri memperpanjang tren pelemahan menjadi tiga hari beruntun.
Dalam sepekan bbri anjlok 4,54% dan dalam sebulan ambles 9,85%. Adapun sentimen terbaru terkait dengan keputusan bank indonesia (bi) mempertahankan suku bunga. Dilansir cnbc indonesia, selasa (20/4/2021), bi memutuskan untuk mempertahankan bi 7-day reverse repo rate (bi7drr) sebesar 3,50%, suku bunga deposit facility sebesar 2,75%, dan suku bunga lending facility sebesar 4,25%. Gubernur bi perry warjiyo mengatakan, keputusan ini sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global, meskipun perkiraan inflasi masih tetap rendah.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat