Ini Komentar Pakar Soal Uang Indonesia Cukup Tangani Covid-19
Ekonomi - Bisnis Kamis, 8 Juli 2021
Ini komentar pakar soal uang indonesia cukup tangani covid-19 bisnis.com, jakarta - menteri koordinator bidang perekonomian airlangga hartarto merasa pemerintah masih mampu menangani lonjakan covid-19 sehingga belum mau meminta bantuan negara lain. Ekonom makroekonomi dan pasar keuangan lpem feb ui teuku riefky mengatakan bahwa indonesia memang sampai saat ini belum perlu dibantu dalam hal dana. Dana program pemulihan ekonomi nasional (pen) masih cukup dan bisa dimaksimalkan. “misalnya dengan melakukan refocusing dan realokasi.
Selain itu juga ada pos anggaran di pen yang belum terserap optimal,” katanya saat dihubungi, kamis (8/7/2021). Riefky menjelaskan bahwa anggaran pendapatan dan belanja negara (apbn) untuk transfer ke daerah dan dana desa (tkdd) juga bisa ditarik untuk pemerintah pusat apabila dibutuhkan dalam keadaan genting. “kalau dibilang butuh bantuan dalam bentuk funding [pendanaan], tidak. Tapi kalau bisa dibantu yaitu dari suplai vaksin.
Ini yang perlu kita maksimalkan,” jelasnya. Riefky menuturkan bahwa kendala utama pemerintah dalam mengatasi covid-19 yang terus berulang adalah penerapan aturan di lapangan. Faktor dana dana kebijakan sebenarnya sudah tidak ada masalah. “yang membuat kita jadi mahal penanganannya adalah terlalu cepat melonggarkan pembatasan kegiatan masyarakat.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat