Investasi Bodong Masih Marak, Jangan Terjebak dengan Mengecek Hal Berikut
Tempo - Bontang Jumat, 30 April 2021
Investasi bodong masih marak, jangan terjebak dengan mengecek hal berikut tempo.co, jakarta - masih banyak perusahaan investasi bodong yang beroperasi mencari mangsa. Terbongkarnya investasi bodong edccash beberapa waktu lalu membawa kekhawatiran bagi investor maupun para pemula dunia investasi. Hal ini cukup disayangkan di tengah masifnya perkembangan fintech indonesia. Masih ada saja pihak–pihak yang berniat jahat dan merugikan orang lain.
Di sisi lain, semakin banyak orang tertipu investasi bodong seperti ini dapat menandakan tiga hal. Literasi keuangan yang rendah, tidak ada kesadaran untuk mencari tahu sebelum memulai, dan masih terjebak iming–iming hasil yang instan. Demi mencegah kejadian ini terulang, sebagai investor kita harus mengetahui dua ciri utama lembaga investasi sehat, seperti disampaikan oleh perencana keuangan finansialku, rizqi syam. Pertama, pastikan mengecek apakah lembaga investasi ini memiliki izin dan sudah terdaftar di ojk.
“biasanya kalau perusahaan investasi bodong tidak terdaftar di ojk. Ojk pun selalu memblokir perusahaan investasi tidak berizin,” ujar rizqi. Untuk mengetahuinya, coba cek di laman ojk untuk melihat daftar perusahaan bodong lebih detail. Kedua, perhatikan aset yang dimiliki perusahaan investasi.
Perusahaan investasi yang sehat pasti memiliki aset dasar yang jelas. Aset dasar ini bisa berupa portofolio efek seperti obligasi atau saham. Jika perusahaan investasi tidak memberikan kejelasan bagaimana mengelola uang yang diberikan dalam memberikan keuntungan, maka perusahaan tersebut wajib dicurigai. Hal ini nantinya akan berkaitan dengan iming–iming keuntungan yang ditawarkan.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat