Kasus Asabri, Kejagung Kembali Sita 328 Bidang Tanah Milik Benny Tjokrosaputro
News Okezone Rabu, 7 April 2021
Kasus asabri, kejagung kembali sita 328 bidang tanah milik benny tjokrosaputro jakarta - penyidik jaksaan agung muda pidana khusus (jam pidsus) kejaksaan agung ( ) kembali menyita aset tersangka benny tjokrosaputro dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan peuangan dan dana investasi di pt asuransi angkatan bersenjata republik indonesia ( ). Aset yang disita berupa 328 bidang tanah di kabupaten bogor, jawa barat. "penyitaan aset tersangka yang berhasil disita kali ini adalah aset yang terkait tersangka benny tjokrosaputro berupa 328 bidang tanah dan atau bangunan di atasnya dengan status sertifikat hgb yang luas seluruhnya kurang lebih 193 hektare yang terletak di kabupaten bogor jawa barat," kata kapuspenkum kejagung leonard eben ezer simajuntak dalam keterangan tertulis, rabu (7/4/2021). Dia menjelaskan aset yang disita oleh penyidik jampidsus dilakukan untuk mengamankan barang bukti dalam perkara tindak pidana korupsi yang diduga menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih rp23 triliun.
"penyitaan bidang tanah dan atau bangunan di atasnya tersebut, telah mendapatkan izin ketua pengadilan negeri cibinong dengan surat penetapan nomor :10 / pen.pid / 2021 / pn.cbi. Tanggal 06 april 2021," jelasnya. Aset sebanyak 328 bidang tanah yang telah disita tersebut selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh kantor jasa penilai publik (kjpp). "penaksiran guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara didalam proses selanjutnya," jelasnya.
Dalam kasus ini, sebanyak sembilan orang tersangka yang dijerat kejagung, sembilan orang itu adalah mantan direktur utama pt asabri mayor jenderal (purnawirawan) adam r. Damiri, letnan jenderal (purnawirawan) sonny widjaja, heru hidayat, benny tjokrosaputro atau benny tjokro. Kepala divisi investasi asabri periode juli 2012 hingga januari 2017 ilham w. Siregar, direktur utama pt prima jaringan lukman purnomosidi, kepala divisi keuangan dan investasi periode 2012 hingga mei 2015 bachtiar effendi; direktur investasi dan keuangan periode 2013-2019, hari setiono; dan dan direktur pt jakarta emiten investor relation, jimmy sutopo.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat