Kejagung Gali Keterangan Bos Manulife Asset soal Kasus Asabri
Headtopics Senin, 24 Mei 2021
Kejagung gali keterangan bos manulife asset soal kasus asabri kejagung gali keterangan bos manulife asset soal kasus asabri dalam keterangannya, kapuspenkum kejagung membeberkan sejumlah saksi--yang beberapa berasal dari sekuritas--untuk dimintai keterangan terkait korupsi asabri. (persero) pada senin (24/5)."saksi diperiksa terkait klarifikasi penyitaan reksadana," kata kepala pusat penerangan hukum (kapuspenkum) kejagung, leonard eben ezer simanjuntak dalam keterangan tertulis, senin (24/5).leonard mengatakan, penyidik turut memanggil tujuh saksi lain berkaitan dengan perkara ini. Dia merinci salah satunya ialah komisaris pt ricobana abadi, et terkait nominee untuk transaksi saham dan dirinya yang diduga terafiliasi dengan tersangka heru hidayat. Kemudian, terdapat nominee lain berinisial stn yang diperiksa terkait pengiriman dananya dalam pengelolaan investasi pt asabri (persero).
Baca juga:kejagung sita 151 tanah hingga hotel milik benny tjokroselain itu, kata leonard, terdapat tiga sekuritas atau perusahaan manajemen aset yang diperiksa sebagai broker pt asabri (persero). Pertama, direktur pt lotus andalan sekuritas berinisial skg; direktur utama pt indo premier sekuritas berinisial awk; dan pt mandiri sekuritas berinisial rmoy. Headtopics.com terakhir, ialah direktur pt brothers graha pratama berinisial km yang diperiksa terkait aset tindak pidana pencucian uang (tppu) hotel di solo yang berkaitan dengan tersangka benny tjokrosaputro."pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi pada pt asabri," ucapnya. Sebagai informasi, kejagung menetapkan sembilan tersangka dalam kasus korupsi asabri ini.
Mereka yang telah ditetapkan jadi tersangka adalah mantan direktur utama pt asabri mayor jenderal (purn) adam r. Damiri; letnan jenderal (purn) sonny widjaja; heru hidayat; dan direktur utama pt hanson international tbk., benny tjokrosaputro. Kemudian adalah kepala divisi investasi asabri ilham w. Siregar; direktur utama pt prima jaringan lukman purnomosidi; direktur investasi dan keuangan asabri hari setiono; mantan kepala divisi keuangan dan investasi asabri bachtiar effendi; serta direktur jakarta emiten investor relation jimmy sutopo.
Baca juga:sepak terjang senaf soll, pembelot tni yang berulah di papuadalam perkara ini, kasus korupsi asuransi pelat merah itu diduga telah merugikan keuangan negara hingga rp23,7 triliun. Adapun nominal uang yang dikumpulkan dari sejumlah aset sitaan milik tersangka sudah terkumpul hingga rp10,5 triliun. Headtopics.com aset sitaan itu di antaranya sejumlah tambang dan barang mewah seperti mobil, apartemen, hotel, tanah, hingga beberapa kapal tongkang. Barang-barang itu nantinya digunakan untuk mengembalikan kerugian keuangan negara dan sebagai alat bukti..
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat