Kemenhan Akui Susun Perpres Pengadaan Alutsista, Benarkah Sampai Rp 1.760 T?
Tempo - Batang Sabtu, 29 Mei 2021
Kemenhan akui susun perpres pengadaan alutsista, benarkah sampai rp 1.760 t? tempo.co, jakarta - kementerian pertahanan membenarkan tengah menyusun peraturan presiden soal pengadaan alat utama sistem persenjataan ( alutsista ). Mereka juga memastikan, pengadaan ini akan menggunakan skema pinjaman luar negeri. "iya ada pinjaman. Karena dengan budget tahunan yang sedikit sekali, mana mungkin bisa modernisasi sesuai kebutuhan," ujar direktur jenderal strategi pertahanan kemhan, mayor jenderal rodon pedrason, saat dihubungi tempo, sabtu, 29 mei 2021.
Rodon menegaskan bahwa modernisasi adalah sebuah keniscayaan. "alutsista itu boleh tua, namun tak boleh usang," katanya. Figur pertahanan juga mesti modern dan kuat. "bicara soal pertahanan itu berarti bicara teknologi, bicara soal hal yang mahal, tapi dapat dipakai untuk jaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa dalam jangka lama," kata rodon.
Namun, rodon belum mau menjelaskan berapa besaran pengadaan peremajaan. "semestinya besarnya jumlah pinjaman, merupakan rahasia negara karena menyangkut postur pertahanan," kata rodon. Meski begitu, ia memastikan jumlah anggaran ini tak akan membebani keuangan negara. Ia menyebut jumlahnya akan dicicil sesuai dengan alokasi budget per tahun. "negara-negara yang berikan pinjaman dengan tenor sampai dengan 28 tahun dan bunga yang kurang dari 1 persen," kata rodon.
Sebelumnya, p engamat militer connie rahakundini bakrie menyebut kementerian pertahanan tengah menyiapkan peraturan presiden (perpres) pemenuhan kebutuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam). Ia menyebut angka pengadaan mencapai rp 1.760 triliun atau setara usd 142 miliar. Connie mengaku kaget karena angka itu terkesan terlalu besar namun tanpa kejelasan. Baca juga: soal anggaran pertahanan rp 1.760 t, anggota dpr: baru perencanaan.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat