Kemenkeu Kritisi Setoran BUMN, Hanya 10 BUMN yang Aktif
Ekonomi - Bisnis Rabu, 28 April 2021
Kemenkeu kritisi setoran bumn, hanya 10 bumn yang aktif jakarta -- direktur jenderal kekayaan negara kementerian keuangan (kemenkeu) rionald silaban mengatakan bahwa badan usaha milik negara (bumn) hadir untuk meningkatkan pendapatan negara baik berupa dividen, pajak, hingga bukan pajak. Akan tetapi tidak banyak perseroan yang berkontribusi. “dilihat dari lkpp [laporan keuangan pemerintah pusat], bisa dilihat bahwa 80 persen dari dividen itu ada disetor oleh sedikit lebih dari 10 bumn,” katanya pada acara ifg progress launching, rabu (28/4/2021). Rionald menjelaskan bahwa saat ini masih banyak bumn yang bergulat dengan dirinya sendiri sehingga masih membutuhkan bantuan pemerintah.
Stimulus tersebut bisa dalam bentuk penyertaan modal negara sampai bantuan kebijakan. “kita juga tahu beberapa bumn menunjukkan performa yang kurang menggembirakan,” jelasnya. Salah satu perseroan tersebut, papar rionald, ada di sektor asuransi dan penjaminan. Untuk tahun lalu, kemenkeu masih memahami apabila tahun lalu kinerja industri tersebut negatif.
Akan tetapi, ketika ditelisik, tahun-tahun sebelumnya ternyata juga terjadi penurunan kinerja. Menteri bumn erick thohir pun telah memberi perhatian lebih dengan melakukan banyak program seperti restrukturasi dan perampingan melalui holding. “untuk kami di kemenkeu, pasang surut kinerja bumn menjadi catatan. Ini jadi alat kami untuk melihat kembali kebijakan yang telah dilakukan dalam pengelolaaan bumn sehingga harapannya target bisa tercapai,” ucapnya..
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat