Khawatir Kasus Covid Naik, Bursa Eropa Dibuka Melemah Lagi
Cnbcindonesia-market Rabu, 24 Maret 2021
Khawatir kasus covid naik, bursa eropa dibuka melemah lagi jakarta, cnbc indonesia - mengulang koreksi kemarin, bursa eropa melemah di sesi awal perdagangan rabu (24/3/2021), menyusul kenaikan kembali kasus covid-19 di beberapa tempat dan pemberlakuan kembali kebijakan pembatasan sosial. Indeks stoxx 600 melemah 0,3% di pembukaan, dengan indeks saham sektor perbankan anjlok 1,2% memimpin koreksi sementara seluruh indeks saham sektor teknologi melawan arus dengan lompatan sebesar 2%. Selang 1 jam kemudian, indeks berisi 600 saham utama di eropa itu surut 0,9 poin (-0,21%) ke 422,44. Sementara itu, indeks dax jerman drop 69,9 poin (-0,48%) ke 14.592,16 dan cac prancis turun 19,1 poin (-0,32%) ke 5.926,21.
Di sisi lain, indeks ftse inggris melemah 11,6 poin (-0,17%) ke 6.687,62. Tren negatif tersebut mengikuti pergerakan di asia pasifik yang mana bursa saham umumnya tertekan akibat kekhawatiran seputar prospek pemulihan ekonomi menyusul kenaikan kembali kasus covid-19. Beberapa negara melaporkan kenaikan kembali kasus covid-19 dan bahkan menemukan adanya varian baru yang lebih menular, demikian dilaporkan organisasi kesehatan dunia (world health organization/who). Gelombang ketiga kasus covid-19 dilaporkan muncul di jerman dan prancis yang berujung pada berlanjutnya pembatasan aktivitas masyarakat.
Akibatnya, kontrak berjangka (futures) bursa as bergerak mixed di tengah ketidakpastian tersebut. Investor eropa akan memantau indeks manajer pembelian (purchasing manager's index/pmi) sektor manufaktur dan jasa periode maret dari zona euro, utamanya jerman dan prancis. Dari sisi korporasi, pelaku pasar menunggu rilis kinerja keuangan commerzbank per 2020. Tim riset cnbc indonesia.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat