Kinerja Kinclong, Kalbe Farma Bagi Dividen Rp 1,6 Triliun
Kata Data Kamis, 27 Mei 2021
Kinerja kinclong, kalbe farma bagi dividen rp 1,6 triliun pt kalbe farma tbk (klbf) akan membagikan dividen final sebesar rp 1,6 triliun atau 58% dari total laba bersih 2020 yang senilairp2,73 triliun. Pembagian dividen memperoleh persetujuan dari para pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (rupst) pada kamis (27/5). Berdasarkan laporan keuangan perusahaan pada 2020, laba bersih kalbe farma senilai rp 2,73 triliun atau naik hingga 9,06% dari 2019 yang senilai rp 2,5 triliun. Dari raihan laba 2019 tersebut, kalbe farma hanya membagikan dividen rp 937,5 miliar.
Corporate secretary and investor relations kalbe farma lukito kurniawan gozali mengatakan, dalam rangka mengurangi dampak covid-19 kalbe farma terus berinovasi dalam menyediakan produk obat, vitamin, suplemen, alat kesehatan, tes laboratorium, tes diagnostik, uji klinis vaksin, dan produk herbal untuk masyarakat. "pada 2021, kalbe farma tetap optimis akan potensi pertumbuhan dan memproyeksikan peningkatan penjualan dan laba bersih dengan pertumbuhan sebesar 5-6%," kata lukito dalam rilis. Ia juga mengatakan, kalbe farma menyiapkan belanja modal sebesar rp 1 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksi dan jaringan distribusi. Anggaran belanja juga digunakan untuk pemeliharaan dan penyelesaian proyek tahun sebelumnya.
Dengan mempertimbangkan arus kas dan kebutuhan dana operasional maupun investasi, kalbe farma akan berupaya mempertahankan kebijakan untuk membagikan dividen sekitar 45-55% dari laba bersih pada 2021. Rombak direksi pemegang saham kalbe farma juga menyetujui adanya perubahan pada susunan pengurus perusahaan. Dari susunan komisaris, tidak ada yang berubah. Sedangkan dari jajaran direksi, ada dua pejabat yang diganti.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat