Mahmoud Ahmadinejad Calonkan Diri Lagi Jadi Presiden Iran
CNN Indonesia - Timur tengah Selasa, 11 Mei 2021
Mahmoud ahmadinejad calonkan diri lagi jadi presiden iran jakarta, cnn indonesia -- mantan presiden iran mahmoud ahmadinejad dilaporkan akan kembali mencalonkan diri dalam pemilihan presiden pada juni 2021. Televisi pemerintah iran memberitakan mahmoud ahmadinejad sudah mengisi formulir pendaftaran. Dilansir ap, mahmoud ahmadinejad bahkan disebut hadir bersama rombongan pendukungnya ketika datang ke pusat pendaftaran di kementerian dalam negeri. #div-gpt-ad-1577361751308-0 iframe{ border: 0px; vertical-align: bottom; position: fixed !important; z-index: 1 !important; left: 0px; right: 0; margin: auto; } dalam beberapa tahun terakhir, ahmadinejad berupaya mengubah citra garis kerasnya menjadi lebih sentris.
Ia juga sebelumnya pernah dilarang mencalonkan diri sebagai presiden oleh pemimpin tertinggi ayatollah ali khamenei pada 2017. Namun, ahmadinejad tetap mendaftar walau akhirnya didiskualifikasi dewan garda (guardian council). Iran telah membuka pendaftaran pada selasa (11/5). Presiden hassan rouhani tidak dapat mencalonkan diri lagi karena batasan masa jabatan.
Dengan pemungutan suara yang akan dilakukan bulan depan, tidak ada sosok favorit yang muncul di antara banyak kandidat yang dikabarkan. Kemungkinan besar permasalahan yang diangkat dalam pemilihan presiden tahun ini adalah soal penanganan terhadap pandemi virus corona, solusi bagi krisis ekonomi, dan politik luar negeri iran terkait program nuklir dan sanksi dari amerika serikat. Yang patut diwaspadai adalah jika yang terpilih sebagai presiden berasal dari kelompok garis keras, maka kemungkinan bakal menghambat proses perundingan perjanjian nuklir dan pencabutan sanksi ekonomi terhadap iran. Iran mendesak as terlebih dulu mencabut sanksi sebelum kembali membahas soal perjanjian nuklir.
Sedangkan presiden amerika serikat, joe biden, menolak usulan itu dan meminta iran terlebih dulu kembali menaati perjanjian nuklir sebelum mencabut sanksi ekonomi. Siapapun nantinya yang menang pada 18 juni akan menggantikan rouhani, sosok yang dinilai relatif moderat di republik islam, menjabat dua periode, dan dimulai dengan iran mencapai kesepakatan nuklir. Sementara itu, ahmadinejad dikenal sebagai politikus garis keras. Ia membawa iran dalam konfrontasi terbuka dengan barat, serta dengan warganya sendiri ketika mencalonkan diri dalam pemilu 2009.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Wagub DKI Riza Patria: JIS Boleh Buat Kampanye Politik, Tunggu Izin Jakpro dan KPU
Hina Anies Baswedan Pakai Koteka Khas Papua, Ruhut Sitompul Disentil Komedian...
Korea Utara Laporkan Kematian Covid-19 Pertama, Sekitar 187.800 Dirawat
Puan Dianggap Teruskan ‘Spirit Soekarno’ Sebagai Pemimpin Bangsa
Golkar, PAN dan PPP Berkoalisi, Demokrat dengan Nasdem?
Klaim Bebas Politik Praktis
Ancang-ancang Dini Koalisi