Masih Pandemi, Belanja Bansos per Februari Justru Berkurang 16 Persen. Kok Bisa?
Ekonomi - Bisnis Selasa, 23 Maret 2021
Masih pandemi, belanja bansos per februari justru berkurang 16 persen. Kok bisa? bisnis.com, jakarta - kementerian keuangan melaporkan pengeluaran untuk bantuan sosial atau bansos pada anggaran pendapatan dan belanja negara (apbn) 2021 hingga akhir februari mencapai rp26,8 triliun. Realisasi ini turun 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, padahal pada masa itu covid-19 belum melanda indonesia. Menteri keuangan sri mulyani mengatakan bahwa ada beberapa program yang mengalami kenaikan dan penurunan.
Bansos tunai (bst) dari yang tahun lalu tidak ada, hingga februari ini telah teralokasi rp5,8 triliun. Kartu sembako tahun lalu rp6,3 triliun, pada 2021 sebesar rp6,4 triliun. “pkh [program keluarga harapan] turun (realisasi tahun lalu rp7 triliun dan 2021 rp6,8 triliun) karena jumlah targetnya dengan adjustment data yang terjadi,” katanya melalui konferensi pers, senin (23/3/2021). Penerima bantuan iuran jaminan kesehatan nasional (pbi jkn) juga turun cukup dalam.
Tahun lalu sebesar rp16,1 triliun dan 2021 realisasinya rp7,7 triliun. Sri menjelaskan bahwa hal ini disebabkan membaiknya arus kas badan penyelenggara jaminan sosial (bpjs) kesehatan sehingga tahun ini sudah kembali normal. Lalu kartu indonesia pintar (kip) kuliah yang realisasinya tahun lalu rp1,61 triliun, pada 2021 sebesar rp0,07 triliun. Ini disebabkan terkendalanya proses verifikasi dan validasi mahasiswa.
Tujuannya agar distribusi tepat sasaran. Terakhir program indonesia pintar (pip) tahun ini tidak ada serapannya. Pada 2020 sebesar rp0,8 triliun. Penyebabnya juga sama dengan kip yang ingin agar pembagiannya tepat sasaran.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat