Menanti Perubahan Arah Matahari Departement Store (LPPF) Pascamasuknya Auric Digital
Bisnis Kamis, 6 Mei 2021
Menanti perubahan arah matahari departement store (lppf) pascamasuknya auric digital bisnis.com, jakarta — sebagai investor perusahaan yang melantai di bursa, tak ada yang lebih membahagiakan dari melihat harga saham perseroan yang naik dan itu pula yang tampaknya tengah dialami para pemegang saham pt matahari departement store tbk. (lppf). Di tengah tren kinerja keuangan perusahaan yang babak belur, saham lppf justru jadi primadona. Harga saham emiten ritel ini menyentuh rp1.800 per akhir perdagangan, rabu (5/5/2021), naik 45,16 persen dari posisi awal tahun (year-to-date/ytd).
Meski pada sesi perdagangan pertama, kamis (6/5), saham perusahaan yang berada di bawah grup lippo itu melemah 1,39 persen ke posisi rp1.775, tetapi masih tetap hijau secara ytd. Sentimen terakhir yang turut mengerek saham emiten tersebut adalah munculnya penawaran tender oleh auric digital pte. Ltd alias bidco sebagai pembeli 1,05 miliar saham baru yang akan diterbitkan lppf. Pembelian tersebut akan membuat bidco menguasai setidaknya 40 persen dari keseluruhan saham perusahaan.
Bidco juga berencana membeli 139,82 juta saham lama lppf dari pemegang saham minoritas greater universal ltd dan 125,97 juta saham milik oue investment pte ltd. Jika dijumlah, saham lama yang akan dibeli ini berkisar 10,12 persen dari porsi keseluruhan di perseroan. Artinya, dengan total kepemilikan saham diproyeksi mencapai proporsi 50,12 persen, secara otomatis bidco bakal mengambil alih status pemegang saham pengendali dari pt multipolar tbk. (mlpl), perusahaan yang juga masih terafiliasi dengan grup lippo..
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat