Menkeu Sebut SBN Ritel ORI019 dan SR014 Kian Diminati Milenial
Sindo News - Ekonomi & Bisnis Makro Selasa, 23 Maret 2021
Menkeu sebut sbn ritel ori019 dan sr014 kian diminati milenial - mengatakan bahwa perkembangan pasar keuangan dan kenaikan tingkat imbal hasil (yield) diantisipasi dengan penyesuaian strategi. Strateginya antara lain penurunan target lelang domestik dan pergeseran penerbitan sbn valas di semester 1, optimalisasi saldo anggaran lebih (sal), dan pemanfaatan dukungan bank indonesia (bi) sebagai standby buyer yang sangat berperan dalam efisiensi biaya penerbitan utang pemerintah. "sampai dengan 17 maret 2021, kontribusi bi berdasarkan skb i mencapai rp73,88 triliun, terdiri dari surat utang negara (sun) sebesar rp45,18 triliun dan surat berharga syariah negara (sbsn) sebesar rp28,70 triliun," ucap sri dalam konferensi pers apbn kita di jakarta, selasa (23/3/2021). Dalam meningkatkan kemandirian pembiayaan serta untuk memasilitasi partisipasi masyarakat untuk membangun negeri, pemerintah telah menerbitkan sbn ritel seri ori019 dan sr014 secara berturut-turut sejak awal tahun 2021.
"meski diterbitkan di masa pandemi, kedua seri ini mampu menarik minat yang cukup tinggi dari masyarakat indonesia, terutama generasi milenial yang selalu menjadi investor dominan sehingga pemerintah perlu melakukan penambahan kuota," ungkapnya. Total penjualan ori019 yang telah ditetapkan pada bulan februari sebesar rp26 triilun, berasal dari 48.731 orang investor, di mana 37,5% diantaranya adalah generasi milenial. "sementara itu, sebanyak 35.626 orang investor telah berkontribusi dalam penerbitan sr014 di bulan maret dengan total nominal sebesar rp16,70 triliun, dan pembeliannya juga masih didominasi oleh generasi milenial, yaitu sebanyak 36,40% dari total investor," tambahnya. Di samping itu, beberapa pembiayaan investasi direncanakan akan terealisasi di bulan maret.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat