Menolak Lupa, Sri Mulyani Kejar Terus Utang Lapindo
News Okezone Jumat, 30 April 2021
Menolak lupa, sri mulyani kejar terus utang lapindo jakarta - kementerian keuangan (kemenkeu) terus menagih utang dari brantas inc dan pt minarak lapindo jaya. Direktur jenderal kekayaan negara (djkn) kemenkeu rionald silaban mengatakan kini perusahaan tersebut masih belum melunasi utang sehingga pemerintah akan terus melakukan penagihan. Saat ini, lapindo brantas inc dan pt minarak lapindo jaya baru membayar utang kepada pemerintah sebesar rp5 miliar. Total utang perusahaan tersebut mencapai rp773,3 miliar belum termasuk bunga 4,8% per tahun dan telah jatuh tempo pada 10 juli 2019.
"lapindo masih kita teliti. Pada dasarnya apa yang ada di catatan pemerintah itu yang akan kita tagihkan," kata direktur jenderal kekayaan negara (djkn) kemenkeu rionald silaban dalam video virtual, jumat (30/4/2021). Sebelumnya, mantan direktur jenderal kekayaan negara kemenkeu isa rachmatarwata sebelumnya mengatakan, pembayaran utang dengan aset (asset settlement) tidak bisa dilakukan begitu saja. Pemerintah harus menilai apakah aset yang ada bisa dinilai atau tidak.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat