Nasabah 2,9 Juta, Astra Life Himpun Premi Rp 3,8 Triliun
Investor Senin, 26 April 2021
Nasabah 2,9 juta, astra life himpun premi rp 3,8 triliun jakarta, investor.id - pt asuransi jiwa astra (astra life) meraup pendapatan premi bruto ( gross written premium /gwp) mencapai rp 3,8 triliun atau tumbuh 11% secara tahunan ( year on year /yoy). Di tahun keenam beroperasi, perseroan juga mencatatkan pertumbuhan jumlah nasabah sebesar 32% (yoy) atau menjadi sebanyak 2,9 juta. Presiden direktur astra life windawati tjahjadi mengungkapkan, tahun 2020 merupakan tahun yang menantang bagi semua industri tidak terkecuali industri asuransi jiwa. Tapi pencapaian kinerja premi perusahaan tahun lalu mampu diatas rata-rata industri.
Berdasarkan data dari asosiasi asuransi jiwa indonesia (aaji), pendapatan premi industri asuransi jiwa mengalami penurunan sebesar 5% (yoy) dari rp 196,7 triliun di 2019 menjadi rp 187,6 triliun 2020. Di samping itu, total tertanggung turun 7% (yoy) dari 68,51 juta menjadi 63,69 juta. "secara finansial astra life tetap mencatat pertumbuhan premi 11% atau sebesar rp 3,8 triliun dan mencapai angka tertanggung 2,9 juta. Kami berterima kasih atas kepercayaan nasabah kepada astra life selama ini dan kami akan terus berinovasi dan fokus pada komitmen astra life untuk memberikan produk dan layanan terbaik bagi nasabah," ujar windawati melalui keterangannya, senin (26/4).
Dia menyatakan, pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh insan astra life atau life lovers dalam memberikan kontribusi terbaiknya di tengah keterbatasan yang ada akibat pandemi. Sepanjang tahun 2020 astra life juga telah membayarkan klaim sebesar rp 504 miliar sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen astra life untuk selalu hadir memberikan perlindungan bagi nasabah. Di samping itu, perusahaan juga masih mampu menjaga kesehatan keuangan dengan berkaca pada rasio kecukupan modal ( risk based capital /rbc) di posisi 454%. Nilai itu jauh diatas batas yang ditentukan otoritas jasa keuangan (ojk) sebesar 120%.
Windawati mengatakan, astra life optimis akan terus mencatatkan pencapaian baru di tahun-tahun mendatang lewat strategi digitalisasi untuk mengakselerasi pertumbuhan bisnis di masa mendatang. Terlebih, saat ini astra life berada dibawah naungan penuh grup astra yang juga fokus mengembangkan bisnis di era digital. "astra life meyakini dengan digital, semakin banyak masyarakat yang bisa mengakses dan memperoleh produk perlindungan, dan misi perusahaan untuk membawa ketenangan pikiran dan membangun masa depan yang sejahtera ke jutaan masyarakat indonesia dapat terwujud," tandas dia. Hingga akhir 2020, total aset astra life tercatat sebesar rp.
6,6 triliun. Perseroan merupakan perusahaan penyedia asuransi jiwa yang dimiliki oleh pt astra international tbk, pt sedaya multi investama dan koperasi astra international. Berdiri sejak mei 2014. Astra life menawarkan produk yang beragam dari berbagai tingkat kehidupan dan segmen pasar, baik nasabah perorangan.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat