OJK : Bank BUKU I Tinggal Tersisa Satu
Investor Sabtu, 1 Mei 2021
Ojk : bank buku i tinggal tersisa satu bogor - direktur eksekutif penelitian dan pengaturan perbankan otoritas jasa keuangan (ojk) anung herlianto mengungkapkan, saat ini di indonesia sudah hampir tidak ada lagi bank buku i dengan modal inti kurang dari rp 1 triliun. Hanya tersisa satu bank buku i saja, sedangkan yang lainnya sudah “naik pangkat”. “bank buku i sekarang sudah hilang ya. Jangan bicara buku i lagi karena semua sudah naik pangkat.
Kita kemarin mewajibkan kenaikan modal di atas rp 1 triliun. Ternyata banyak yang mampu bank buku i menaikkan modal sampai rp 1 triliun, dan yang tidak mampu mereka melakukan penggabungan atau dijual ke yang lain,” kata anung herlianto dalam acara pelatihan wartawan yang digelar ojk di kawasan sentul, bogor, sabtu (1/5/2021). Anung menambahkan, saat ini yang tersisa sebagai bank buku i hanya bank prima master di jawa timur. Namun bank tersebut juga telah bersiap untuk diakuisisi oleh bank asing dalam waktu dekat.
“tahun ini, modal bank minimum adalah rp 2 triliun. Masih ada sekitar 40 bank yang berlomba untuk memenuhinya, dan yang tidak (bisa memenuhi) nanti akan kita dorong untuk melakukan konsolidasi. Ini tidak untuk mengeliminasi bank-bank kecil, tetapi untuk memperkuat bank-bank tersebut menghadapi digitalisasi yang membutuhkan modal besar,” tegasnya. Anung menambahkan, saat ini struktur perbankan indonesia terdiri dari 107 bank.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat