Pandemi, Proyek-Proyek Infrastruktur Jokowi Ini Jadi 'Korban'
Cnbcindonesia-news Kamis, 1 April 2021
Pandemi, proyek-proyek infrastruktur jokowi ini jadi 'korban' jakarta, cnbc indonesia - proyek bendungan fasilitas air bersih kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat mundur akibat refocusing anggaran. Direktur jenderal sumber daya air (sda) kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (pupr), jarot widyoko menyebut tiga bendungan yang gagal dibangun pada tahun ini. "tejadinya penurunan target atau output proyek bendungan dan embung, pengurangan target kapasitas air baku, tapi pengurangan area irigasi baru yang dibangun dan air irigasi yang direhabilitasi, juga panjang pengendali banjir dan pengaman pantai," jelasnya dalam rapat dengar pendapat dengan komisi v dpr ri, kamis (1/4/2021). Dari paparan, empat bendungan baru yang ditarget pada tahun ini menjadi satu saja.
Embung juga dari 42 menjadi 39 embung baru. Air baku juga dikurangi 0,43 meter kubik per detik menjadi 3,075 meter kubik per detik. Sistem irigasi dan rawa baru dikurangi menjadi 14.512 hektar dari 25.000 hektar. Juga proyek pengendali banjir dan pengaman pantai dari 265,58 kilometer menjadi 247,26 kilometer.
Jarot mengatakan tiga bendungan baru yang tertunda karena refokusing itu adalah bendungan wairoro maluku utara, sei busung kepulauan riau, dan weilikis ntt. Selain itu untuk jarot menjelaskan tengah menunggu anggaran tambahan yang diminta ke kementerian keuangan sebesar rp 600 miliar yang akan digunakan untuk perbaikan tanggul normalisasi dan perbaikan sungai. Sebelumnya menteri pupr basuki hadimuljono, sedang mengusulkan tambahan anggaran sebesar rp 2,5 triliun. Direktorat jenderal sumber daya air kementerian pupr mendapat alokasi rp 600 miliar saat dana ini cair.
"saat ini sedang proses," jelas jarot. Awas penipuan proyek soal air! ada beberapa penipuan yang terjadi pada beberapa proyek program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (p3-tgai). Dari laporan ke direktorat jenderal sumber daya air (sda) kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (pupr) pada maret mencapai 82 pengaduan masyarakat. Jarot widyoko mengatakan banyak pengaduan yang tertipu pelaksanaan p3-tgai.
Dianggap penunjukan program p3-tgai merupakan penunjukan kontraktor langsung. Jadi sudah ada yang setor rp 5 juta - 10 juta. "untuk itu kami langsung berinisiatif, kami umumkan bahwa minta tolong kepala balai agar di umumkan bahwa kegiatan p3-tgai bukan penunjukan langsung terhadap mitra kerja," jelasnya dalam rapat dengan komisi v dpr ri, kamis (1/4/2021). Jarot menegaskan kepada masyarakat ini adalah pekerjaan swa kelola yang alokasi dananya sudah ada tahapannya.
Dan setelah sosialisasi dan penetapan baru langsung ditransfer ke rekening p3-tgai. "ini upaya makin marak dari oknum yang tidak bertanggung jawab," jelasnya. P3-tgai adalah program kegiatan partisipasi masyarakat pertain dalam kegiatan rehabilitasi, peningkatan dan pembangunan jaringan irigasi sesuai dengan kebutuhan yang berdasar prinsip kemandirian. Hal ini dimaksud untuk mendukung program kedaulatan pangan dan upaya peningkatan kemampuan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Program ini merupakan salah satu realisasi dari program padat karya tunai. Dimana melibatkan petani dan masyarakat sekitar pertanian. Total program p3tgai ini berada di 12 ribu titik. Bukan main-main, anggaran untuk program ini juga besar mencapai rp 2,25 triliun.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat