Penerbitan Obligasi Korporasi Bisa Tembus Rp 159 T di 2021
Cnbcindonesia-market Selasa, 20 April 2021
Penerbitan obligasi korporasi bisa tembus rp 159 t di 2021 jakarta, cnbc indonesia - pt pemeringkat efek indonesia (pefindo) memproyeksikan, pada tahun ini penerbitan surat utang korporasi diperkirakan akan mencapai rp 122 triliun sampai dengan rp 159 triliun. Proyeksi ini meningkat dari realisasi penerbitan surat utang sepanjang tahun 2020 sebesar rp 96,6 triliun. Menurut head of economy research pefindo fikri c permana, tren penerbitan surat utang korporasi di tahun ini akan meningkat sejalan dengan kebutuhan pembiayaan kembali (refinancing) surat utang yang jatuh tempo di tahun ini mencapai rp 125,4 triliun. "penerbitan surat utang di kuartal kedua dan ketiga akan lebih banyak.
Terutama di sektor perbankan, multifinance, dan lembaga keuangan khusus," kata fikri, dalam konferensi pers secara daring. Fikri melanjutkan, selan utang yang jatuh tempo, penerbitan surat utang sepanjang tahun 2021 akan dipengaruhi oleh pemulihan ekonomi nasional, sehingga korporasi memerlukan pembiayaan untuk melakukan ekspansi bisnisnya. "kita harapkan utang jatuh tempo akan dibiayai dengan penerbitan surat utang," ujarnya. Sampai dengan 15 april 2021, pefindo menerima mandat penerbitan surat utang baru dengan total nilai rp 45,2 triliun dari 39 perusahaan.
Rinciannya, sebanyak 16 perusahaan bumn dan entitas anak dengan rencana emisi sebesar rp 23,13 triliun. Sedangkan, perusahaan non bumn ada 23 perusahaan dengan emisi rp 22,14 triliun. Dilihat secara industri, lima sektor dengan penerbitan terbesar ialah industri pembiayaan dengan rencana emisi rp 6,30 triliun, multifinance rp 5,80 triliun, konstruksi rp 5,50 triliun, industri bubur kertas dan issue senilai rp 4,30 triliun dan sektor properti rp 2,75 triliun. Sementara itu, sampai dengan kuartal pertama tahun ini, pefindo mencatat, surat utang yang diterbitkan mencapai rp 23,21 triliun, naik 16% dibandingkan tahun sebelumnya rp 20,02 triliun.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat