Pilih Reksa Dana dan Stop Menabung
Kompasiana - latest Jumat, 23 April 2021
Pilih reksa dana dan stop menabung sebenarnya menabung di bank itu merugikan karena setiap bank mematok biaya administrasi dan akan berkurang karena inflasi setiap tahun. Jika kita memiliki mimpi yang besar di kemudian hari saya menyarankan kita memilih reksa dana dan stop menabung di bank. Atau pindah ke produk deposito meskipun bunganya sangat kecil. Reksa dana adalah investasi di pasar modal yang dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman.
Return yang ditawarkan hampir sama dengan pasar modal, namun lebih sedikit risiko ketimbang kita menginvestasikan dan mengelola sendiri investasi di pasar modal. Para manajer investasi itu akan mengalihkan dana kita ke pasar modal untuk mendapatkan laba. Dengan kemampuan dan pengalaman yang lebih maka dana kita akan cenderung lebih aman, meski dengan return yang lebih rendah dari pasar modal. Dengan reksa dana pula kita telah berperan meningkatkan porsi investor domestik di pasar modal.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat