Pulihkan Perekonomian, Pemerintah Fokus Empat Hal Ini
Timlo Rabu, 24 Maret 2021
Pulihkan perekonomian, pemerintah fokus empat hal ini timlo.net – perekonomian indonesia diprediksi pulih pada 2021. Hal itu sejalan dengan proyeksi berbagai lembaga internasional. Menteri koordinator (menko perekonomian) airlangga hartarto mengatakan, strategi kebijakan pemerintah akan difokuskan pada empat faktor utama penggerak perekonomian yaitu konsumsi rumah tangga, investasi, belanja pemerintah, dan ekspor. “pemerintah terus mengalokasikan anggaran penanganan covid-19 dan program pemulihan ekonomi nasional (pc-pen) pada 2021 yang mencapai rp699,4 triliun atau sekitar usd49,6 miliar.
Program tersebut mencakup sektor kesehatan dan perlindungan sosial, dukungan umkm dan pembiayaan perusahaan, serta insentif bisnis. Selain itu, terdapat berbagai program prioritas dalam upaya mendorong penciptaan lapangan kerja,” kata menko airlangga dalam siaran pers yang diterima, rabu (24/3/2021). Selain alokasi anggaran pc-pen, lanjut menko perekonomian, pemerintah fokus pada percepatan program vaksinasi dalam upaya membentuk herd immunity. “untuk mendukung program vaksinasi, pemerintah telah menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat skala mikro (ppkm) di 15 provinsi,” tambah airlangga.
Kebijakan ini cukup efektif menekan angka kasus positif, tercermin dari tren penurunan angka kasus positif covid-19. Dalam jangka panjang, pemerintah berkomitmen untuk melakukan reformasi struktural, melalui implementasi uu cipta kerja. “undang-undang ini akan menyederhanakan dan mensinkronkan peraturan yang jumlahnya terlalu besar yang seringkali menghambat. Uu cipta kerja berperan sebagai jembatan antara program mitigasi covid-19 dan reformasi struktural jangka panjang,” tegas menko perekonomian.
Selain itu, untuk mengisi kesenjangan infrastruktur dan mencari sumber keuangan dari investor swasta, pemerintah telah membentuk indonesia investment authority (ina). Pembangunan infrastruktur juga akan dilanjutkan, melalui proyek strategis nasional (psn) di tengah pandemi covid-19. “pembangunan infrastruktur ini akan membantu pemerataan ekonomi di seluruh wilayah indonesia,” jelas menko perekonomian. Terakhir, menko perekonomian menjelaskan akan meningkatkan kerja sama ekonomi internasional, salah satunya melalui regional comprehensive economic partnership (rcep), untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan foreign direct investment (fdi), selain berbagai kemudahan ekspor yang akan diberikan.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat