Realisasi Penjaminan PEN Jamkrindo Capai Rp 14,4 Triliun
Investor Jumat, 23 April 2021
Realisasi penjaminan pen jamkrindo capai rp 14,4 triliun jakarta, investor.id - pt jamkrindo (persero) bersama dengan anak usahanya, pt penjaminan jamkrindo syariah (jamsyar), telah melakukan penjaminan senilai rp 14,4 triliun untuk penjaminan kredit modal kerja (kmk) dalam mendukung program pemulihan ekonomi nasional (pen) yang digagas oleh pemerintah. Direktur utama jamkrindo putrama wahju setyawan menjelaskan, hingga saat ini perusahaan telah merealisasikan penjaminan pen dengan rincian jamkrindo senilai rp 9,9 triliun dan jamsyar senilai rp 4,5 triliun. “kami mendukung penuh program pemerintah melalui penjaminan kmk untuk mendorong pemulihan perekonomian nasional,” kata putrama dalam keterangan tertulis di jakarta, jumat (23/4). Ia mengatakan jamkrindo dan jamsyar tercatat sudah memberikan penjaminan kepada 936.731 debitur yakni para pelaku usaha yang telah mendapatkan kmk yang disalurkan oleh bank.
“jamkrindo telah bekerja sama dengan berbagai kalangan, utamanya perbankan untuk mendorong agar program tersebut bisa berjalan dengan sukses dengan tujuan menambah keyakinan perbankan dalam menyalurkan kredit modal kerja kepada pelaku usaha,” ujar putrama. Program penjaminan program pen, kata dia, bertujuan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dari sektor riil dan sektor keuangan dalam menjalankan usahanya. Pt jamkrindo yang merupakan anggota dari holding indonesia financial group (ifg), sebelum ditugaskan untuk melakukan penjaminan pen, juga telah dipercaya untuk sebagai penjamin kredit usaha rakyat (kur). “kami senantiasa hadir dalam program-program pemerintah untuk mewujudkan semakin banyaknya umkm bisa naik kelas,” ujar dia.
Sebagai perusahaan penjaminan kredit, jamkrindo memiliki berbagai produk, baik produk penjaminan program maupun penjaminan nonprogram. Pada penjaminan program, pt jamkrindo memiliki produk penjaminan kur dan penjaminan kmk dalam rangka pen. Adapun, untuk penjaminan nonprogram, produk penjaminannya adalah penjaminan kredit umum, penjaminan kredit mikro, penjaminan kredit konstruksi dan pengadaan barang/jasa, penjaminan kredit multiguna, penjaminan distribusi barang. “kemudian surety bond , customs bond , penjaminan keagenan kargo, penjaminan supply chain financing ( invoice financing ), dan penjaminan bagi lembaga fintech,” pungkas putrama.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat