Rencana Pembongkaran 100 Anjungan Migas Terkendala Masalah Dana
Ekonomi - Bisnis Selasa, 23 Maret 2021
Rencana pembongkaran 100 anjungan migas terkendala masalah dana bisnis.com , jakarta — satuan kerja khusus pelaksana kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi (skk migas) menyebut terdapat sejumlah anjungan migas lepas pantai atau offshore platform yang sudah tidak beroperasi kesulitan untuk dibongkar. Deputi operasi skk migas julius wiratno mengatakan bahwa pada saat ini terdapat 100 platform yang sudah tidak beroperasi. Berdasarkan perundang-undangan yang berlaku, platform tersebut wajib dibongkar atau decommission. Namun, pembongkaran itu tidak mudah karena tidak adanya dana yang dicadangkan untuk hal itu.
Menurut dia, platform yang sudah tidak beroperasi itu rata-rata dibangun pada saat kontrak bagi hasil yang berlaku pada 1994. “untuk kontrak-kontrak baru setelah tahun 1994 ada dananya, jadi 600 platfrom tadi dikurang 100 yang 400—500 sudah ada dananya tercadangkan sampai hari ini sudah terkumpul miliaran dolar [as] juga,” katanya dalam webinar yang digelar pada selasa (23/3/2021). Julius menuturkan bahwa untuk biaya pembongkaran platform tersebut diestimasikan sekitar us$6 juta—us$7 juta. Estimasi harga tersebut sangat bergantung pada lokasi dan tipe anjungan.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat