Sejak Januari 400 Lembar Uang Palsu Beredar di Masyarakat
Detik Sumsel Selasa, 18 Mei 2021
Sejak januari 400 lembar uang palsu beredar di masyarakat palembang, detik sumsel – sejak awal tahun bank indonesia mencatat ada lebih kurang 400 lebar uang palsu yang beredar dimasyarakat dan maupun didapatkan dari perbankkan. Kepala perwakilan bank indonesia provinsi sumatera selatan, hari widodo mengatakan, kalau uang palsu yang kembali di bi sejak awal tahun jumlahnya tidak banyak. “kalau angka pasti kita harus di cek terlebih dahulu, tapi sekitar 400 lembar,” jelasnya, selasa (18/05). Untuk nomilanya, beragam mulai pecahan besar hingga pecahan kecil.
Namun dominan uang pecahan besar yang kembali ke kita. Uang tersebut berasal langsung dari masyarakat atau bank. “yang pasti, uang palsu yang beredar tersebut tidak ada nilainya dan tidak bisa transaksikan,” ungkapnya. Selama periode ramadhan dan idul fitri, pihaknya belum mendapatkan laporan adanya peredaran uang palsu di masyarakat.
Hal tersebut di latarbelakangi kesadaran masyarakat yang sudah paham menggenai ciri ciri uang palsu dan pemeriksaan yang di terang, dilihat dan raba. Selain memang saat ini pemerintah juga tengah mengalakkan transaksi non tunai sehingga mengurangi transaksi uang kartal dimasyarakat. Herry menambahkan, berdasarkan daya transaksi cashless atau transaksi uang eletronik saat ini terus mengalami peningkatan seiring banyaknya merchant dan masyarakat menggunakan beralih ke cashless. “hal ini mau tidak mau mempengaruhi peredaran uang.
Ya selain cepat dan aman,”katanya sementara itu, pimpinan klp kinerja bisnis dan pengelolahan jaringan, yudi indra mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan adanya peredaran uang palsu. “belum ada ya sejauh ini,” ucap dia. Yudi menjelaskan, ketika transaksi di perbankan dan ditemukan uang palsu maka uang tersebut akan ditarik dan dipisahkan dari uang asli. Kemudian, nasabah tersebut akan di bikinkan laporan atau keterangan mengenai asal usul uang tersebut.
Nantinya keterangan itu akan dinaikan dan diteruskan ke bank indonesia terkait temuan uang palsu tersebut. “biasanya nasabah ketika transaksi di perbankan akan lebih paham. Kalau memang ada temuan uang palsu pasti karena ketidak tahuan bukan karena kesengajaan,”tutupnya. (may).
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Jelang Idul Adha 2022, Kementan Pastikan Stok Hewan Kurban Aman Meski Ada Wabah PMK
Cegah Kenaikan Berat Badan setelah Lebaran dengan Buah-buahan
Hepatitis Akut Belum Ditemukan di Banjarmasin, Orangtua Jangan Panik
Kisruh Masjid Kebon Sirih, Pengurus RW Minta Perlindungan Hukum Mahfud MD
Wanita Bermukena Terekam CCTV Sedang Berbuat Dosa di Kantor J&T, Astagfirullah
Jadwal Sholat Hari Ini Jumat Berkah 13 Mei 2022M/12 Syawal 1443H
Wanita di Kendari Terekam Kamera CCTV Mencuri Paket di J&T
Badan Hisab dan Rukyat Kota Padangsidimpuan Tetapkan 27 Mei 2017 Awal Ramadhan