Sri Mulyani: Pertimbangkan Perubahan Iklim dalam Membahas APBN
DDTC News Selasa, 1 Juni 2021
Sri mulyani: pertimbangkan perubahan iklim dalam membahas apbn jakarta, ddtcnews - menteri keuangan sri mulyani indrawati mengatakan ke depan eksekutif dan legislatif perlu mempertimbangkan faktor perubahan iklim dalam membahas apbn. Dalam membahas asumsi makro apbn, sri mulyani mengatakan seharusnya pemerintah bersama dpr ri tidak hanya membahas lifting minyak dan lifting gas saja mengingat saat ini terdapat sumber energi lain di luar migas. Pada level internasional, kesadaran terhadap bahaya perubahan iklim juga terus berkembang sehingga indonesia pun perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan tersebut. "sebaiknya kami dan dpr mulai mempertimbangkan tren dari climate change awareness dalam asumsi makro kita hari ini dan ke depan," ujar sri mulyani dalam rapat bersama badan anggaran dpr ri, senin (31/5/2021).
Menurut sri mulyani, asumsi makro apbn perlu dilengkapi dengan memasukkan potensi dari berbagai komoditas serta mengombinasikan sumber energi terbarukan dan tidak terbarukan. Menkeu mengatakan saat ini sudah banyak negara-negara yang mengimplementasikan regulasi pada bidang keuangan untuk memberikan disinsentif terhadap produksi energi tidak terbarukan. Sri mulyani mengatakan indonesia sebagai negara yang memiliki potensi energi terbarukan yang melimpah juga perlu mempertimbangkan instrumen pada bidang keuangan negara tersebut. Tak hanya pemerintah, banyak investor yang juga meminta perusahaan mengurangi investasi pada sektor migas.
"beberapa perusahaan seperti exxon mendapatkan investor yang sangat aktif meminta mereka untuk mulai menurunkan investasi pada sektor migas," ujar sri mulyani. Pada sisi lain, tren lifting minyak dan gas juga cenderung mengalami penurunan. Hal ini menunjukkan kualitas sumur migas indonesia sudah makin tua dan investasi pada sektor migas juga sudah makin tidak menarik. (bsi).
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat