Techno System Digerebeg Kejaksaan Jepang Diduga Lakukan Penipuan 300 Juta Yen
Tribunnews Rabu, 28 April 2021
Techno system digerebeg kejaksaan jepang diduga lakukan penipuan 300 juta yen laporan koresponden tribunnews.com, richard susilo dari jepang tribunnews.com, tokyo - tim khusus investigasi kejaksaan jepang telah menggerebeg kantor techno system di yokohama kemarin malam (27/4/2021) terkait atas dugaan perusahaan afiliasi pembangkit listrik tenaga surya di kota yokohama itu telah menipu pinjaman dari sebuah lembaga keuangan. "ada kecurigaan bahwa sekitar musim panas tahun lalu, pihak techno system menyerahkan dokumen palsu ke lembaga keuangan terkait bisnis pembangkit listrik tenaga biomassa dan menipu sekitar 300 juta yen dalam bentuk pinjaman." departemen investigasi khusus sedang mencari setidaknya 7 tempat seperti mitra bisnis, dan diharapkan dapat dijelaskan substansinya dengan menganalisis materi yang disita. Presiden techno system, naoyuki ikuta bersikeras menolak dugaan penipuan dan mengomentari, "saya dapat mengatakan bahwa orang tidak menunjukkan jari ke punggung mereka." menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, perusahaan juga menerima pinjaman dana yang dikumpulkan dari investor melalui internet oleh anak perusahaan sbi holdings, sebuah perusahaan keuangan online besar. Mungkin ada kekhawatiran serius tentang operasi bisnis, dan pihak ketiga komite sedang menyelidiki kasus tersebut lebih lanjut.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat