Uni Emirat Arab akan menyuntik Rp 144,71 triliun, INA angkat suara
Msn - Berita Senin, 29 Maret 2021
Uni emirat arab akan menyuntik rp 144,71 triliun, ina angkat suara kontan.co.id - jakarta. Pemerintah united arab emirates atau uni emirat arab (uea) berencana akan berinvestasi pada sovereign wealth fund (swf) milik indonesia yakni indonesia investment authority (ina). Melansir dari emirates news agency , negara di timur tengah ini akan menyuntikkan dana sebesar us$ 10 miliar, atau setara dengan rp 144,71 triliun apabila menggunakan kurs rupiah terhadap dolar amerika serikat (as) pada penutupan harga jumat (26/3). Informasi tersebut disampaikan oleh putra mahkota abu dhabi mohamed bin zayed.
Rencananya, dana segar tersebut akan difokuskan pada sektor-sektor strategis di indonesia, seperti infrastruktur, jalan, pelabuhan, pariwisata, pertanian, dan sektor-sektor lain mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Juru bicara ina masyita crystallin mengatakan, minat investasi uea sejalan dengan adanya hubungan baik dengan indonesia yang sudah berlangsung lama melalui berbagai kerjasama di berbagai level. Termasuk presiden dan menteri-menteri termasuk yang berada pada dewan pengawas ina, yaitu menteri keuangan sri mulyani indrawati, menteri bumn erick thohir, serta duta besar indonesia untuk uea husin bagis. “kami menyambut baik pengumuman dari pemerintah uae yang menunjukkan komitmen untuk mendukung kemajuan dan pembangunan indonesia melalui kerjasama dengan ina,” kata masyita kepada kontan.co.id, senin (29/3). Kata masyita, pihaknya akan menindaklanjuti minat dan komitmen dari investor potensial termasuk komitmen dari uea tersebut melalui one-on-one discussion untuk membicarakan detil alokasi komitmen dan struktur investasi termasuk preferensi aset.
“kami telah menerima minat dan komitmen dari sejumlah investor global dengan nominal dan preferensi investasi yang bervariasi yang tentunya kami sambut baik dan positif,” ujar masyita. Masyita menambahkan, sebelumnya uae melalui abu dhabi investment authority (adia) telah ikut memainkan peran penting dalam pembentukan ina. Peran ini terutama memberikan masukan terkait pembentukan sebuah swf mencakup tata kelola maupun kegiatan komersialnya. Ke depan, masyita mengatakan pihaknya akan terus bekerja keras untuk mengembangkan ina menjadi sebuah swf bertaraf internasional dan membentuk struktur fund yang mengikuti global best practice, commercially viable dan tata kelola yang baik dan transparan. sebagai info, investasi yang dilakukan ina adalah ko-investasi bersama mitra investor dengan tujuan aset domestik strategis.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Duh, Robert Kiyosaki Prediksi Harga Bitcoin Bisa Jatuh ke Level Ini
Realisasi Anggaran PEN 2022 Baru 15,4 Persen, Simak Rinciannya
Pasar Respon Positif Kebijakan Tiongkok, IHSG Menghijau
Kripto Kian Hancur saat Stablecoin Tether Anjlok di Bawah Patok Dolar
IHSG Berbalik Menguat ke 6.606,9 di Sesi Pertama, Asing Lepas IBST, BBRI, BBCA
Dipimpin B Capital, Startup Finku Dapat Pendanaan Awal Senilai US$ 2,8 Juta
Haji Faisal Bongkar 'Buku Besar' Kehidupan Gala Sky, Patahkan Niat Doddy Sudrajat?
IHSG Ambyar Setelah Lebaran Lumrah, Tapi Tahun Ini Terburuk
Sri Mulyani Tak Khawatir SUN Sepi Peminat