Angka Kematian Akibat Covid-19 Dunia Tembus 4 Juta Jiwa, WHO: Kita Melewati Tonggak Tragis
Pikiran Rakyat Kamis, 8 Juli 2021
Angka kematian akibat covid-19 dunia tembus 4 juta jiwa, who: kita melewati tonggak tragis pikiran rakyat - saat ini hampir seluruh negara di dunia tengah berupaya keluar dari kondisi sulit pandemi covid-19. Pasalnya di tahun kedua pandemi covid-19 belum juga mereda, bahkan sudah bermunculan mutasi virus corona yang berpotensi terus berkembang menjadi varian baru. Seperti mutasi virus corona asal india yaitu varian delta atau dikenal b.16.17.2 yang sudah menyebar di sejumlah negara eropa bahkan asia. Terkait situasi ini, pimpinan who juga mengumumkan bahwa angka kematian akibat covid-19 di seluruh dunia sudah melampaui empat juta jiwa.
Direktur jenderal who tedros ghebreyesus saat webinar, rabu, 7 juli 2021, mengatakan dunia tidak dalam kondisi yang baik dalam memerangi pandemi covid-19. “kita baru saja melewati tonggak tragis dengan empat juta kematian akibat covid-19 , yang bisa jadi jumlah sesungguhnya lebih tinggi,” ujar tedros. Selain itu, tedros juga menyebut dalam situasi dunia yang sedang tidak baik ini, sejumlah negara malah mengizinkan untuk melonggarkan aturan kesehatan. “beberapa negara dengan tingkat vaksinasi tinggi sekarang berencana mempercepat vaksinasi, melonggarkan aturan kesehatan masyarakat, seolah-olah pandemi sudah berakhir,” tutur tedros.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam