Anies Baswedan Sebut 148 Pemudik yang Balik Jakarta Reaktif Covid-19
Tempo Rabu, 19 Mei 2021
Anies baswedan sebut 148 pemudik yang balik jakarta reaktif covid-19 gubernur dki jakarta anies baswedan dan kepala daerah jabodetabekpunjur memberikan keterangan soal pengendalian orang saat idul fitri 1442 hijriah di balai kota, jakarta pusat, senin, 10 mei 2021. Tempo/lani diana tempo.co, jakarta - gubernur dki jakarta anies baswedan mengatakan 148 pemudik terbukti reaktif covid-19 setelah menjalani tes swab antigen di posko penyekatan arus balik lebaran. Hingga pagi ini, petugas telah memeriksa 22.910 pemudik di km 34 jalan tol jakarta-cikampek. "dari angka 22.910 itu ditemukan 148 orang yang positif atau reaktif," kata anies usai meninjau pos penyekatan di tol cikampek, rabu, 19 mei 2021.
Anies baswedan berujar 22 ribu pemudik ini diperiksa secara acak. Petugas gabungan total sudah menghentikan 5.955 kendaraan yang melintasi jalan tol tersebut. Penumpang dan kendaraan dipilih secara acak. "tujuannya adalah ini sebagai skrining pertama bagi warga yang kembali ke jakarta," ujar dia.
Anies memaparkan 57 pemudik yang reaktif covid-19 dibawa ke wisma atlet kemayoran. Kemudian 17 orang ke rumah sakit dan 74 memilih isolasi mandiri. Meski persentase pemudik yang reaktif kecil, anies baswedan mengingatkan bahwa orang yang balik dari mudik berpotensi jadi pembawa virus corona dan menularkannya kepada orang lain. .
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam