Artis Rio Reifan Kembali Ditangkap Terkait Kasus Narkoba
Cnn Indonesia Selasa, 20 April 2021
Artis rio reifan kembali ditangkap terkait kasus narkoba jakarta, cnn indonesia -- artis rio reifan kembali ditangkap terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba oleh petugas satuan narkoba polres metro jakarta pusat. Ia ditangkap aparat kepolisian pada senin (19/4) kemarin di kediamannya yang berlokasi di kawasan otista, jakarta timur. "iya rr alias rio reifan," kata kabid humas polda metro jaya kombes yusri yunus saat dikonfirmasi, selasa (20/4). #div-gpt-ad-1589439603493-0 iframe{ border: 0px; vertical-align: bottom; position: fixed !important; z-index: 1 !important; left: 0px; right: 0; margin: auto; } namun begitu yusri belum menjelaskan secara detail ihwal kasus hukum yang menjerat rio tersebut.
Ia hanya mengatakan polisi turut menemukan barang bukti berupa narkoba saat penangkapan. "[barang buktinya] sabu," ucap yusri. Ini bukan kali pertama rio mesti berurusan dengan hukum. Jika dirunut, ini kali keempat rio terjerat kasus narkoba.
Pada 2015 lalu, rio mendapat 14 bulan penjara terkait kasus narkoba. Lalu pada 2017, rio kembali ditangkap oleh pihak kepolisian usai menggelar pesta sabu di sebuah tempat hiburan malam di jakarta barat. Kemudian sekitar dua tahun berselang pada 2019, rio lagi-lagi ditangkap terkait kasus serupa. Dalam kasus ini, ia divonis 20 bulan penjara.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam