Bikin Geram, Fenomena Salat Tarawih Cepat Kembali Terulang
Koropak Rabu, 14 April 2021
Bikin geram, fenomena salat tarawih cepat kembali terulang koropak.co.id - baru-baru ini, beredar kembali sebuah video yang memperlihatkan fenomena salat tarawih dengan gerakan cepat di bulan ramadan 2021. Imbasnya video tersebut pun mendadak viral dan menjadi perbincangan netizen. Diketahui, video tersebut dibagikan akun instagram @makassar_iinfo pada selasa (13/4/2021). Dalam video itu, tampak para jemaah memakai pakaian serupa.
Mereka semua memakai baju koko berwarna putih dan sarung. Sementara itu, di dinding depan saf imam, terlihat tulisan kaligrafi "allah". Dalam video itu juga tampak sang imam terdengar merapalkan bacaan dengan secepat kilat hingga hanya terdengar seperti orang yang sedang komat-kamit. Bahkan hanya terdengar suara "allahu akbar" saja untuk setiap kali perpindahan gerakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun koropak, diketahui juga bahwa durasi salat yang mereka lakukan tersebut ternyata tidak sampai 10 detik untuk setiap dua rakaat yang diselesaikan. Selain itu, hingga saat ini belum diketahui di mana dan kapan lokasi salat itu dilaksanakan. Sementara itu, video yang mendadak viral itu pun mendapatkan komentar yang beragam dari netizen. Bahkan kebanyakan netizen yang menonton video tersebut mengaku geram dengan fenomena tersebut.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam