Bukan Berbanyak Ibadah Ramadhan, Para Remaja Ini Malah Tawuran
Batam Click Sabtu, 17 April 2021
Bukan berbanyak ibadah ramadhan, para remaja ini malah tawuran batamclick.com, bukanya memperbanyak ibadah, sejumlah remaja di kabupaten probolinggo malah tawuran. Aksi baku hantam diduga antar kelompok itu terekam dan viral di media sosial. Rekaman video berdurasi 15 detik itu menampilkan adegan dua kelompok remaja terlibat saling adu pukul. Diketahui tawuran terjadi di jalan layang tol paspro, desa clarak, kecamatan leces, kabupaten probolinggo.
Diduga tawuran antar kelompok remaja itu terjadi saat ngabuburit atau menunggu waktu buka puasa. Sementara, kapolsek leces akp ahmad ghandi saat dikonfirmasi membenarkan tawuran kelompok remaja yang videonya viral di media sosial tersebut. “sepertinya kejadiannya kemarin sore mas. Kejadian pastinya dan pemicu tawuran kami tidak tahu, karena di saat yang sami kami juga ada kegiatan di desa tigasan wetan,” katanya dikutip dari suaraindonesia.co.id jaringan suara.com, sabtu (17/4/2021).
Polsek leces mengaku juga baru mengetahui aksi tawuran setelah viral di media sosial. Meski demikian, lanjut akp ahmad ghandi, pihaknya bukan tinggal diam. Patroli acap kali dilakuakan di kawasan tersebut. Menanggapi aksi tawuran yang viral, polisi bakal meningkatkan lagi patroli di titik-titik kawasan yang sering dijadikan tempat nongkrong atau berkumpulnya kelompok remaja.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam