Gubernur Riau Larang Mudik Lokal Imbas Lonjakan Kasus Covid
CNN Indonesia - Peristiwa Selasa, 20 April 2021
Gubernur riau larang mudik lokal imbas lonjakan kasus covid jakarta, cnn indonesia -- gubernur riau syamsuar melarang warga mudik lebaran meski di dalam wilayah provinsi riau untuk mencegah penyebaran covid-19 yang kini menunjukkan tren meningkat. Dilansir dari antara, selasa (20/4), syamsuar menyatakan larangan ini mengubah kebijakan sebelumnya yang memperbolehkan mudik selama berada di wilayah administrasi provinsi riau. Namun kini larangan mudik 6-17 berlaku baik ke luar maupun di dalam provinsi."mulai tanggal 6 (mei), berlaku sama," kata syamsuar. Aturan ini, ucap dia, juga tertuang dalam surat edaran kepala satgas penanganan covid-19 nomor 13 tahun 2021 tentang peniadaan mudik pada bulan ramadan dan hari raya idulfitri tahun 1442 hijriah selama 6-17 mei 2021.
#div-gpt-ad-1589439603493-0 iframe{ border: 0px; vertical-align: bottom; position: fixed !important; z-index: 1 !important; left: 0px; right: 0; margin: auto; } ia mengatakan bahwa larangan mudik lokal juga bagian dari langkah pencegahan guna menekan penyebaran covid-19. Larangan ini juga menyusul meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi dalam berapa hari terakhir termasuk kasus meninggal dunia. "dari tambahan kasus baru tersebut, banyak terungkap klaster keluarga. Masalah protokol kesehatan masih menjadi persoalan yang harus diperbaiki lagi.
Mulai memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan," katanya. Berdasarkan data satgas percepatan penanggulangan covid-19, riau menjadi daerah tertinggi di wilayah sumatera untuk jumlah kasus terkonfirmasi terpapar virus corona dan jumlah kematiannya. Data terakhir pada 19 april, jumlah kasus kumulatif pasien terkonfirmasi covid-19 di riau ada 39.110 orang. Sementara itu, kasus kematian akibat covid-19 mencapai 967 orang.
Pengamat kebijakan publik rawa el amadi menilai larangan mudik di dalam provinsi riau kurang tepat, karena lalu lintas warga dari daerah seperti dari kota pekanbaru ke kabupaten kampar, pelalawan, dumai dan siak setiap hari sudah terjadi. "sehingga tindakan pelarangan ini kurang tepat. Lalu lintas harian telah menyebabkan tidak akan optimal jika dilakukan hanya dari tanggal 6 sampai 17 mei saja," katanya. Menurut dia, seharusnya pemerintah fokus di kawasan pintu masuk orang dari luar provinsi, seperti pintu masuk dari batam, sumatera barat, jambi dan bandara sultan syarif kasim ii.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam