Kabupaten Melawi Zona Merah Corona
Buzz Feed Selasa, 1 Juni 2021
Kabupaten melawi zona merah corona © disediakan oleh kumparan ilustrasi corona. Foto: shutterstock hi!pontianak – dua pekan lebih setelah lebaran kasus corona di wilayah kalimantan barat meningkat. Pada data zona kenaikan kasus minggu, 30 mei 2021, kabupaten melawi masuk dalam kategori zona merah. dari data bersatu lawan covid (blc), setelah dua pekan lebaran, kasus corona di kabupaten melawi kian meningkat. Kini wilayah tersebut masuk dalam kategori zona merah atau tingkat risiko tinggi.
Dalam sepekan terdapat 10 orang yang terpapar corona meninggal dunia di kabupaten itu. Sebelumnya, kepala dinas kesehatan provinsi kalimantan barat, harisson memprediksikan kasus corona di wilayah kalbar akan meningkat usai idul fitri. © disediakan oleh kumparan tak hanya itu, bed occupation rate (bor) untuk pasien corona di rumah sakit wilayah kalimantan barat, sudah terisi hingga 60,15 persen. Selain itu, terdapat empat kabupaten kota yang masuk dalam zona oranye atau tingkat risiko sedang, empat wilayah tersebut di antaranya adalah kabupaten sekadau, bengkayang, landak, dan kota pontianak. sedangkan 9 kabupaten/kota lainnya masuk dalam zona kuning atau tingkat risiko sedang, di antaranya adalah kabupaten ketapang, kapuas hulu, mempawah, kayong utara, sanggau, sintang, kubu raya, sambas, dan kota singkawang.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam