Ketum Muhammadiyah Minta Warga Tak Mudik Lebaran saat Pandemi
CNN Indonesia - Peristiwa Selasa, 13 April 2021
Ketum muhammadiyah minta warga tak mudik lebaran saat pandemi yogyakarta, cnn indonesia -- ketua umum pimpinan pusat (pp) muhammadiyah haedar nashir meminta masyarakat tak melakukan mudik lebaran tahun ini. Ia khawatir aktivitas mudik lebaran menjadi sarana penularan virus corona (covid-19). "karena belum memungkinkan dan sesuai dengan kebijakan pemerintah, sebaiknya warga bangsa tidak perlu mudik di tahun ini. Apalagi bila mudik itu kemudian kita menjadi tidak disiplin dan menambah rantai penularan covid-19," kata haedar dalam keterangannya, selasa (13/4).
Haedar mengatakan menahan diri tak mudik lebaran saat ini juga bentuk dari kesalehan dalam memahami agama. Menurutnya, mencegah kasus covid-19 baru juga bentuk empati terhadap para tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit. #div-gpt-ad-1589439603493-0 iframe{ border: 0px; vertical-align: bottom; position: fixed !important; z-index: 1 !important; left: 0px; right: 0; margin: auto; } "kita perlu berempati dan bersimpati kepada keluarga-keluarga yang telah ditinggal oleh orang-orang tercinta, di negeri tercinta ini maupun di mancanegara. Semuanya itu adalah bentuk kebaikan kita terhadap kehidupan sesama," ujarnya.
"kita selalu berdoa agar pandemi ini segera berakhir, tetapi ikhtiar tetap kita lakukan secara kolektif dan penuh pertanggungjawaban," kata haedar menambahkan. Lebih lanjut, haedar juga menghimbau umat muslim terutama warga muhammadiyah menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19 selama ramadan ini. "jika masih belum memungkinkan untuk kegiatan-kegiatn peribadatan di masjid, tunaikan lah di rumah dengan tidak mengurangi khusyuk dan taqarrub kepada allah," ujarnya. Pemerintah telah melarang aktivitas mudik lebaran selama 6 sampai 17 mei.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam