Kiat Presiden Jokowi Pulihkan Ekonomi Indonesia 2022, Sustainable Blue Economy hingga Green Industrial Park
Pikiran Rakyat Rabu, 5 Mei 2021
Kiat presiden jokowi pulihkan ekonomi indonesia 2022, sustainable blue economy hingga green industrial park pikiran rakyat - wabah virus corona covid-19 yang melanda tanah air mampu melumpuhkan berbagai hampir seluruh tatanan negara, termasuk sektor ekonomi. Oleh karenanya, presiden joko widodo (jokowi) mengungkapkan bahwa rencana kerja pemerintah untuk tahun 2022 mendatang, akan difokuskan pada pemulihan ekonomi dan reformasi struktural. “ rencana kerja pemerintah di tahun 2022, tahun depan ini, masih mengusung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural,” ujar presiden jokowi. Hal tersebut disampaikannya, saat membuka musyawarah perencanaan pembangunan nasional (musrenbangnas), di istana negara, selasa 4 mei 2021.
Sosok nomor satu di tanah air itu juga mengingatkan, bahwa fondasi paling awal dari pemulihan ekonomi adalah pengendalian covid-19. Kemudian, belanja pemerintah juga harus dipercepat, terutama untuk program bantuan sosial dan padat karya. Selain itu, sisi permintaan juga harus diperbesar dengan mendorong belanja masyarakat. “kemarin saya sudah mengingatkan, di akhir maret 2021 di perbankan masih ada uang apbd provinsi, kabupaten, dan kota rp182 triliun, yang seharusnya itu segera dibelanjakan untuk memperbesar sisi permintaan, sisi konsumsi,” katanya.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam