Komjen Dharma Pongrekun Klarifikasi Potongan Video Viral Soal Masker yang Menampilkan Dirinya
Pikiran Rakyat Senin, 12 April 2021
Komjen dharma pongrekun klarifikasi potongan video viral soal masker yang menampilkan dirinya pikiran rakyat - beredar sebuah video berisi pidato wakil kepala badan siber dan sandi negara (bssn) komjen pol. Dharma pongrekun yang merupakan hoaks atau berita bohong. Pasalnya video tersebut bukan bagian utuh dari ceramah keagamaan, sehingga dapat menciptakan salah pengertian di masyarakat. Dalam keterangan tertulis, komjen dharma pongrekun menjelaskan bahwa video tersebut merupakan isi sebagian sebuah ceramah keagamaan yang ia sampaikan pada tanggal 11 oktober 2020.
"saya ingin menyampaikan kepada semuanya, kalau video yang tersebar viral 2 hari ini sama sekali bukan dari saya atau tim media institusi saya," kata dharma, minggu, 11 april 2021. Dalam video keagamaan tersebut, pembuat video menyertakan logo bssn yang merupakan institusi saat ini dharma pongrekun duduk sebagai wakil kepala. Ia memperkirakan bahwa pembuat video ingin membenturkan seorang pejabat negara dengan kebijakan yang telah diambil pemerintah dalam menghadapi pandemi covid-19. "ketahuilah bahwa saat ini kecanggihan teknologi multi media dapat dengan mudah mendiskreditkan siapapun, bahkan apapun dapat dimanipulasi dengan motivasinya masing-masing tanpa bertanggung jawab," ujar komjen dharma pongrekun.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam