Kuburan Babi Ngepet yang Gegerkan Warga Depok Dibongkar, Polsek Sawangan: Guna Cegah Kerumunan
Pikiran Rakyat Kamis, 29 April 2021
Kuburan babi ngepet yang gegerkan warga depok dibongkar, polsek sawangan: guna cegah kerumunan pikiran rakyat – video tentang babi ngepet depok sempat viral di jagad media sosial hingga sebabkan keresahan warga. Video tersebut merekam pernyataan seorang ibu yang mengaku bahwa dirinya mengetahui sosok babi ngepet depok. Ibu tersebut bernama wati. Ia menyebabkan kegaduhan usai menyebarkan isu kemunculan babi ngepet di kelurahan bedahan, kecamatan sawangan.
Wati curiga jika tetangganya menjalani pesugihan dengan babi ngepet. Namun, pada akhirnya ia meminta maaf setelah digeruduk warga kampung baru. Wati mengaku dirinya salah ucap soal tuduhannya terhadap tetangganya yang dicurigai babi ngepet. Sementara itu, baru-baru ini, polisi membongkar kuburan babi ngepet yang sempat ditangkap warga di wilayah bedahan, kecamatan sawangan, kota depok.
Pembongkaran tersebut bertujuan mencegah kerumunan warga yang ingin melihat kuburan babi ngepet depok. Kapolsek sawangan akp rio mikael lumbantobing menyebutkan bahwa pembongkaran kuburan babi ngepet dilaksanakan setelah adanya dugaan pemindahan kuburan babi ngepet oleh warga. Menurutnya, sebelumnya kuburan babi ngepet diletakkan di pemakaman keluarga. Namun, ada informasi kuburan telah dipindahkan ke lokasi tak jauh dari kuburan sebelumnya.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam