Lampaui AS, India Kembali Catat Rekor Baru Kasus Positif Covid-19 Harian
Pikiran Rakyat Senin, 19 April 2021
Lampaui as, india kembali catat rekor baru kasus positif covid-19 harian pikiran rakyat - pandemi covid-19 hingga kini masih merebak di seluruh dunia. Sejumlah negara-negara di dunia terus berupaya menekan penyebaran covid-19 , salah satunya dengan karantina wilayah atau lockdown. Terbaru, ibu kota new delhi, india , mendadak sunyi sepi setelah pemerintah kembali menerapkan penguncian wilayah ( lockdown ) akibat gelombang baru penularan virus corona atau covid-19 yang lebih ganas dalam beberapa waktu terakhir. Pada minggu, 18 april 2021 waktu setempat, india mencatat rekor 234 ribu kasus baru covid-19 dan 1.341 kematian dalam sehari, atau tiga kali lipat dari kasus harian amerika serikat yang merupakan negara dengan kasus tertinggi di dunia.
Jumlah itu menjadikan total kasus covid-19 di india melewati 14,5 juta dengan 175.649 kematian. New delhi kota berpenduduk lebih dari 20 juta orang, menjadi wilayah dengan kasus positif covid-19 harian terbanyak di india. New delhi mengikuti kota mumbai yang lebih dulu menerapkan penguncian wilayah dan menutup aktivitas publik dan bisnis non-esensial demi menekan angka penularan covid-19. Fasilitas gym, mal, restoran, hingga tempat-tempat terkenal seperti red fort yang bersejarah dan menjadi tempat puluhan ribu orang biasanya berkumpul mendadak sepi.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam