MALAYSIA Heboh, Viral Video Situs Judi Online Tawarkan 'Uang Lebaran', Ini Pengakuan Pemeran Utama
Tribun Medan Sabtu, 17 April 2021
Malaysia heboh, viral video situs judi online tawarkan 'uang lebaran', ini pengakuan pemeran utama tribun-medan.com - di tengah ramadan 1442 h, publik malaysia dihebohkan kemunculan video berisi ajakan main judi online untuk mendapatkan uang lebaran yang diberi judul: cuci semua kemudian beraya (berlebaran). Video berdurasi 2 menit 1 detik itu diiringi lagu lebaran yang liriknya diubah untuk mempromosikan situs judi online dan mengajak orang berjudi untuk mendapatkan duit lebaran. Ada lima pemain dalam video tersebut yakni tiga pria dan dua wanita. Pemeran utama adalah bintang iklan yang dikenali dengan nama saiful.
Iklan hari raya situs perjudian online dianggap penghinaan terhadap umat islam karena lebaran adalah hari kemenangan buat umat islam setelah melaksanakan puasa ramadan. Presiden persatuan pengguna melayu malaysia (ppmm) che hassan che johan mengatakan pihaknya mengetahui video dari grup whatsapp sejak kamis 15 april 2021. "saya diberitahu iklan itu berkaitan dengan kasino secara online yang sudah dipromosikan sebelum ini. "ini sudah pasti mengundang sensitifitas umat islam karena kita sedang berpuasa di bulan ramadan dan disajikan iklan yang bertentangan dengan agama," katanya.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam