Mensesneg Adu Push Up dengan 2 Ajudan Presiden, 40 Kali Masih Stabil di Usia 59 Tahun
Sindo News - Indeks Selasa, 25 Mei 2021
Mensesneg adu push up dengan 2 ajudan presiden, 40 kali masih stabil di usia 59 tahun jakarta - viral di media sosial (medsos) video singkat berdurasi 256 detik yang memperlihatkan menteri sekretaris negara (mensesneg) pratikno tengah melakukan. Tampak ketika melakukan push up pratikno mengenakan batik warna cokelat dengan motif tribal. Praktikno ketika melakukan gerakan itu juga mengenakan masker berwarna hitam. Nampak pula dua ajudan presiden joko widodo (jokowi) ikut melakukan gerakan tersebut.
Secara keseluruhan, pratikno dan dua ajudan jokowi melakukan push up kurang lebih sebanyak 40 kali. Ketika satu ajudan yang mengenakan seragam dinas biru sudah berdiri menyudahi push up, pratikno dan satu ajudan lain masih konsisten melakukannya. Gerakan pratikno pun amat stabil meskipun usianya kini tidak lagi muda, 59 tahun. Dalam video juga terdengar suara perempuan yang memuji pratikno.
"hebat ya ini pak pratik," sebut perempuan dalam video, dikutip rabu (26/5/2021). Dilihat dari latar tembok dan barang-barang yang terpampang di video, lokasi itu diduga berada di istana negara. Akan tetapi belum diketahui pasti kapan peristiwa itu terjadi dan apa penyebab tiga orang itu melakukan gerakan push-up bersama. Lihat juga: keisha gandeng miko cuma mau panas panasin fito.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam