MUI Minta Polisi Usut Video Gerakan Mirip Shalat Secepat Kilat
Harian Singgalang Senin, 12 April 2021
Mui minta polisi usut video gerakan mirip shalat secepat kilat jakarta – wakil ketua majelis ulama indonesia (mui) anwar abbas mempertanyakan ritual ibadah yang dilakukan sekelompok orang meniru gerakan sholat tapi dengan kecepatan tinggi. Menurutnya, jika itu dilakukan oleh orang yang beragama islam berarti dia telah menjelekkan agamanya sendiri. “kalau mereka menyatakan diri mereka beragama islam ya itu bukan lagi menghina tapi sudah merusak ajaran islam yang ada dan hal itu jelas tidak boleh dibiarkan karena merusak kemurnian ibadah yang diajarkan oleh nabi,” kata anwar ketika dihubungi sindonews, minggu 11 april 2021. Ia meminta agar pihak kepolisian segera mengusut video tersebut.
“saya minta pihak kepolisian supaya menghentikan tindakan mereka yang demikian supaya jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Ya supaya tidak menimbulkan keresahan dari masyarakat pemerintah dalam hal ini pihak kepolisian dan mui setempat datang untuk memberikan penjelasan kepada mereka. Kalau mereka mengaku beragama islam ya,” tutupnya. Sebelumnya diberitakan, sebuah video viral yang menampilkan tiga orang anak-anak, dua pria sebagai makmum dan satu orang sebagai imam memperagakan gerakan mirip sholat.
Video itu tersebar luas di aplikasi percakapan whatsapp dan media sosial lainnya. Video berdurasi 1 menit 20 detik itu terlihat seperti orang salat tarawih. Dimulai dengan takbiratul ihram, sang imam membaca surat secara komat kamit tidak jelas. Setelah itu mereka membuat gerakan rukuk.
Parahnya, mereka menjeda dengan melakukan loncatan setiap berganti gerakan. Sebelumnyausai rukuk, mereka loncat untuk melakukan sujud dan begitu seterusnya sampai salam. Sang imam kemudian berdiri lagi untuk mengerjakan sholat dua rakaat dengan gerakan yang sama. Sesudah mempraktekan gerakan mirip sholat itu, imam langsung memimpin doa yang secara cepat atau berkomat kamit.
Pakaian keenam orang itu memakai gamis dengan kepala terbungkus sorban. Bahkan mereka sampai menutup wajah mereka. Belum diketahui di mana video itu dibuat. Tak ada kalimat doa atau yang menyerupai bacaan salat yang diucapkan oleh imam maupun jemaah.
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam