Mutasi Corona E484K Ditemukan di Indonesia, Apa Dampaknya?
Sinar Harapan Sabtu, 10 April 2021
Mutasi corona e484k ditemukan di indonesia, apa dampaknya? jakarta - varian covid-19 dengan mutasi e484k atau eek ditemukan di indonesia. Mutasi ini sempat membuat heboh di jepang karena ditemukan pada sekitar 70 persen kasus covid-19 bulan lalu. Mutasi eek jadi perhatian khusus karena diyakini membuat virus jadi lebih resistan terhadap antibodi. Ini artinya efektivitas vaksin yang ada saat ini dikhawatirkan bisa berkurang.
Beberapa ahli juga menduga varian covid-19 dengan mutasi eek bisa menghasilkan keparahan penyakit yang lebih tinggi pada usia muda. Hal ini terlihat pada kasus-kasus di beberapa negara yang memiliki varian dominan, seperti p1 di brasil dan b117 di inggris. "so far melihat yang mengalami gejala covid berat adalah pengidap komorbid dan lansia, itu nggak berubah. Kecuali pertanyaannya varian tertentu ini bisa menyerang sampai anak-anak sd atau smp.
Secara global, risiko mereka bergejala berat itu jauh lebih kecil. Tapi kalau e484k ini bikin gejala seperti lansia (pada anak-anak), itu baru kita perlu concern," kata pakar mikrobiologi molekuler ahmad rusdan utomo pada detikcom beberapa waktu lalu. Menurut lembaga biologi molekuler eijkman, mutasi eek sudah ditemukan pada satu kasus varian b117 di indonesia. Kasus ini didapat dari sampel yang diambil dari salah satu rumah sakit di jakarta barat.
Direktur pencegahan dan pengendalian penyakit menular langsung (p2pml) kementerian kesehatan ri, dr siti nadia tarmizi, menjelaskan satu kasus mutasi eek ditemukan pada bulan februari lalu. Kondisi pasien sudah sembuh dan sampai saat ini tidak ditemukan kasus penularan. "iya satu spesimen dari dki jakarta di bulan februari dan saat ini sudah sembuh dia. Kita sudah mentracing kasus kontaknya dan tidak ada yang positif sampai saat ini," jelas dr nadia pada selasa (6/4/2021).
Baca Juga
0 Komentar
Untuk membuat komentar silahkan login terlebih dahulu
Perankan Badarawuhi di Film KKN di Desa Penari, Begini 5 Potret Kecantikan Aulia Sarah
Dua Remaja Terlibat Perkelahian
Korut Umumkan Satu Kasus Meninggal Covid-19, Ratusan Ribu Orang Demam
Merasa Laporan Kasus Penganiayaan Cuma Didiamkan, Warga Bawa Jenazah Korban ke Kantor Polisi
Pernikahan yang Tak Dihadiri Mempelai Pria di Magetan Habiskan Biaya Rp 45 Juta, Sawah Jadi Jaminan
Ingat Nobu? Dulu Bikin Heboh Terlibat Video Syur 19 Detik Bareng Gisel, Kini Geluti Profesi Baru
Kaesang Naik Sepeda bareng Gibran, Netizen: Itu yang Dimainin Sepeda Paspampres Ya?
Korea Utara Konfirmasi Kematian Pertama akibat Covid-19 setelah 350.000 Orang Alami Demam